Saya juga mengimbau kepada para pengusaha, agar hak-hak karyawan tetap dipenuhi
Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau semua pengusaha untuk kompak mendukung suksesnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

"Kadin mengimbau semua pihak, termasuk pengusaha yang merupakan pejuang ekonomi, untuk bersatu dan bergotong royong ikut menyukseskan PPKM Darurat," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, dalam rilis di Jakarta, Senin.

Arsjad mengingatkan Indonesia saat ini tengah menghadapi dua peperangan sekaligus, yakni perang di bidang ekonomi yang antara lain diakibatkan oleh pandemi COVID-19, serta perang di bidang kesehatan.

Menurut Ketum Indonesia yang baru dilantik itu, dua perang tersebut adalah saling terkait.

"PPKM darurat adalah bagian dari kita perang melawan COVID. Untuk memulihkan kondisi ekonomi Indonesia, kita juga harus menang dalam perang tersebut," katanya.

Untuk itu, ujar dia, semua usaha yang terkait dengan kesehatan perlu ambil bagian nyata dalam perang ini, antara lain dengan cara memastikan semua kebutuhan kesehatan masih dalam harga yang wajar sehingga masyarakat dapat membeli.

Ia juga mengimbau agar berbagai kalangan masyarakat juga diharapkan bisa membeli semua barang sesuai kebutuhan.

PPKM darurat diputuskan Presiden RI Joko Widodo, untuk menekan tingkat penyebaran virus Covid-19, dengan cara membatasi mobilitas masyarakat. Jika pada kurun waktu 3 hingga 20 Juli tingkat penyebaran virus bisa ditekan, menurut Arsjad Rasjid, hal itu bisa menjadi modal yang sangat berharga, untuk memulihkan kondisi ekonomi bangsa.

"Jika tingkat penyebaran virus sukses ditekan serendah-rendahnya, maka kedepannya kita bisa lebih maksimal lagi bekerja di bidang kita masing-masing. Pada akhirnya, kita bisa lolos dari keadaan ekonomi saat ini," ujarnya.

Arsjad Rasjid mengakui, bahwa tidak mudah untuk menjalani PPKM darurat. Ia yang juga berstatus sebagai pengusaha, juga merasakan dampak dari pandemi, dan PPKM darurat yang diterapkan di Pulau Jawa dan Bali.

Namun, lanjutnya, semua ini adalah bagian dari perjuangan bersama untuk berupaya agar dapat hidup normal kembali, serta agar ekonomi Indonesia bisa seperti sediakala.

Ia mengimbau para pengusaha walaupun ikut merasakan dampak dari PPKM darurat, untuk tidak mengabaikan kesejahteraan karyawan.

"Saya juga mengimbau kepada para pengusaha, agar hak-hak karyawan tetap dipenuhi. Biar bagaimanapun, kita butuh kontribusi dari semua pihak, termasuk para karyawan, untuk sama-sama membawa Indonesia keluar dari situasi ekonomi saat ini," tegasnya.

Arsjad Rasjid menyampaikan, Kadin Indonesia akan membantu pengusaha, agar pemerintah bisa memberikan vaksin ekonomi bagi pengusaha berupa stimulus yang dapat meringankan beban mereka sesuai dengan industri dan kondisi daerah masing-masing.

Baca juga: Kadin Kota Bogor bantu warga terdampak pandemi pada PPKM Darurat
Baca juga: Tantangan Kadin atasi COVID-19 hingga bangkitkan ekonomi
Baca juga: Di Munas Kadin, Presiden Jokowi tegaskan PPKM Darurat harus dilakukan

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2021