Olimpiade

Herry IP tekankan kesiapan ganda putra hadapi tantangan grup

Herry IP tekankan kesiapan ganda putra hadapi tantangan grup

Pelatih ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi (kanan) dan Aryono Miranat saat mengawal pemain Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Selasa (20/8/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak/pd.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih bulu tangkis ganda putra Herry Iman Pierngadi (IP) menilai undian grup dua wakil Indonesia yaitu pasangan Minions dan The Daddies di Olimpiade Tokyo akan penuh tekanan sehingga mengimbau anak didiknya untuk memberi perhatian dan kesiapan penuh.

"Harus siap karena kami tidak bisa memilih hasil undian, apapun hasilnya ya harus dihadapi," kata Herry IP lewat keterangan tertulis PBSI, Minggu.

Unggulan teratas Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Minions) menempati grup A bersama Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris), dan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India).

Sementara unggulan kedua Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (The Daddies) berada di grup D bersama Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan), dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada).

Baca juga: Profil atlet Olimpiade: Hendra/Ahsan ganda putra tertua
Baca juga: Profil: Menanti debut Kevin/Marcus di Olimpiade Tokyo


Menurut Herry, saat ini sulit menentukan kekuatan lawan karena sudah lama tidak ada pertandingan. Untuk itu dirinya meminta Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra lebih fokus dalam sisa masa persiapan.

"Masih ada sekitar dua minggu untuk meningkatkan fokus dan performa mereka, saya optimistis level maksimalnya bisa tercapai. Untuk strategi, baru jelang harinya kami akan diskusi," kata Herry IP menambahkan.

Kevin/Marcus mengaku tidak khawatir bila menilik rekor pertemuan dengan calon lawannya, pasalnya pasangan rangking satu dunia ini tercatat tidak pernah kalah dari mereka.

Marcus/Kevin unggul 3-0 atas Lee Yang/Wang Chi-Lin, 8-0 atas Shetty/Rankireddy dan 0-0 atas Lean/Vendy. Tapi penampilan luar biasa Lee Yang/Wang Chi-Lin di Asian Leg, Januari lalu dengan memborong tiga gelar menjadi pertanda bila grup ini tidaklah mudah, belum lagi tengah menanjaknya performa dua pasangan lainnya.

"Semua lawan berat apalagi semua buta kekuatan masing-masing. Kami tidak mau fokus ke satu lawan saja, harus semua diwaspadai," kata Marcus.

Olimpiade Tokyo 2020 di helat 23 Juli-8 Agustus 2021 dan cabang olahraga bulu tangkis akan dipertandingkan di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, 24 Juli - 2 Agustus.

Baca juga: Herry IP optimistis pelatihan Kumamoto pertebal kemampuan ganda putra
Baca juga: Timnas bulu tangkis isi waktu isolasi dengan latihan ringan di kamar
Baca juga: The Daddies ungkap tantangan baru di Olimpiade Tokyo


Berikut grup ganda putra bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020:

Grup A:
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (1/Indonesia)
Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan)
Ben Lane/Sean Vendy (Inggris Raya)
Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India)

Grup B:
Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (4/Jepang)
Anders Skaarup Rasmussen/Kim Astrup (Denmark)
Ivan Sozonov/Vladimir Ivanov (Rusia)
Anuoluwapo Juwon Opeyori/Godwin Olofua (Nigeria)

Grup C:
Li Jun Hui/Liu Yu Chen (3/China)
Keigo Sonoda/Takeshi Kamura (Jepang)
Mark Lamsfuss/Marvin Seidel (Jerman)
Philip Chew/Ryan Chew (Amerika Serikat)

Grup D:
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2/Indonesia)
Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan)
Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada)

Baca juga: Hasil undian Olimpiade: Kevin/Marcus hadapi tantangan berat
Baca juga: Pebulu tangkis Momota "positif" dengan debutnya di Olimpiade Tokyo

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar