Satgas Pamtas bantu sukseskan vaksinasi di perbatasan Kalbar

Satgas Pamtas bantu sukseskan vaksinasi di perbatasan Kalbar

Anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns melakuan vaksinasi untuk masyarakat di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalbar. ANTARA/HO-Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns

TNI menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.
Pontianak (ANTARA) - Personel Kesehatan Pos Koki Sajingan Terpadu, Satgas Pamtas RI-MLY, Yonif Mekanis 643/WNS, bekerja sama dengan petugas kesehatan Puskesmas Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalbar, ikut menyukseskan program Serbuan Vaksin COVID-19 kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

"Anggota kami dipimpin DPP Sertu Liansyah beserta lima orang anggotanya membantu pihak petugas kesehatan Puskesmas Sajingan memberikan vaksin COVID-19 kepada warga di perbatasan," kata Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Letkol Inf. Hendro Wicaksono dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu

 Letkol Inf. Hendro Wicaksono mengatakan bahwa tugas pokok Satgas Pamtas sebagai pendukung tugas pokok komando pelaksana operasi Korem 121/ABW, yaitu mengamankan wilayah perbatasan darat Indonesia dan Malaysia dari ancaman-ancaman kedaulatan negara, baik dari luar maupun dari dalam negeri ini.

"Namun, tidak hanya itu, kami juga tidak terpaku dalam satu bidang saja, tetapi ikut serta dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat perbatasan, sesuai dengan poin ke-8 dari 8 wajib TNI, yakni menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya," katanya.

Ia mengatakan bahwa kegiatan vaksin pertama ini mendapatkan antusias penuh dari masyarakat sekitar. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya warga yang datang untuk menerima vaksin COVID-19 tersebut, tidak hanya dari kalangan orang tua, tetapi juga dari kalangan anak muda yang berumur 18 tahun ke atas.

Baca juga: Bandara AP II telah layani vaksinasi 15.802 penumpang pesawat

"Kendati demikian, yang menjadi kendalanya adalah stok dari vaksin itu sendiri yang jumlahnya sangat terbatas sehingga banyak warga yang kembali di kediamannya tanpa menerima vaksin tersebut," ujarnya

Di tempat terpisah Komandan SSK I Koki Sajingan Lettu Inf. Freely menyampaikan salah satu kemampuan dari personel kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS, yaitu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk proses vaksin COVID-19 sesuai dengan program pemerintah.

"Kami berharap hal ini mampu diterapkan di tengah masyarakat bekerja sama dengan instansi kesehatan yang ada di daerah binaan mereka," ujarnya.

Sementara itu, dr. Kristin Li Idilona selaku dokter di Puskesmas Sajingan berharap kegiatan vaksin ini mampu meminimalisasi dampak dari COVID-19 meskipun setelah divaksin masih dapat tertular karena fungsi dari vaksin itu sendiri adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih didampingi oleh personel Satgas Pamtas dalam pelaksanaan serbuan vaksinasi COVID-19 ini karena keterbatasan personel Puskesmas Sajingan sehingga dapat membantu pelaksanaan program Serbuan Vaksinasi COVID-19 ini dengan lancar dan tanpa kendala," katanya.

Baca juga: Panglima tinjau vaksinasi massal dan dapur lapangan Marinir di GBK

Pewarta: Andilala dan Slamet Ardiansyah
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

6.186 orang sembuh dari COVID-19 pada 19 September

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar