Piala Eropa 2020

Beragam reaksi atas gelar juara Euro 2020 diraih Italia

Beragam reaksi atas gelar juara Euro 2020 diraih Italia

Para pemain Italia melakukan selebrasi seusai menerima trofi juara Euro 2020 di Wembley Stadium, London, Inggris, pada 11 Juli 2021. Italia menjadi juara setelah menyisihkan Inggris melalui adu penalti. (ANTARA/Pool via REUTERS/MICHAEL REGAN)

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Italia meraih gelar juara Euro 2020 seusai memenangi drama adu penalti kontra Inggris 3-2 selepas skor 1-1 bertahan hingga 120 menit dalam partai final di Wembley, London, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Keberhasilan Italia menjuarai Euro untuk kedua kalinya sejak 1968 dan hanya selang tiga tahun setelah absen dari putaran final Piala Dunia 2018 mengundang beragam reaksi dari sejumlah mantan pesepak bola yang kini alih profesi menjadi pandit, sebagaimana dikutip laman resmi UEFA.

Baca juga: Daftar Juara Euro: Italia kembali jawara setelah setengah abad

Gianluca Zambrotta (runner-up Euro 2000 bersama Italia)

"Malam yang tak terlupakan bagi Azzurri kami! Sebuah capaian fantastis bagi Roberto Mancini dan timnya. Mereka pantas memenangi titel Euro kedua ini, dan performa mereka sejak laga pembuka di Roma sebulan lalu sangatlah sempurna! Kalian telah menambah catatan sejarah tim nasional kami dan kalian semua harus bangga! Selamat Jawara, sekarang saatnya merayakan bersama!"

Gary Neville (85 kali tampil untuk Inggris)

"Mereka semua (timnas Inggris), pemain, staf, sungguh luar biasa. Tapi kerja bagus bagi Italia, mereka pantas mendapatkannya. Mereka gagal, tapi kami semua sangat bangga."

Roy Keane (mantan kapten Republik Irlandia)

"Sungguh malam yang brilian untuk sepak bola. Saya sedikit senang ini harus ditentukan lewat adu penalti, karena tak satu pun dari kedua tim pantas kalah. Ini bukan saatnya mengkritik Inggris, mereka luar biasa. Ketimbang mengkritik pemain yang gagal mengkonversi penalti, Anda harus memuji mereka yang berani maju. Kredit kepada kedua kiper yang melakukan penyelamatan-penyelamatan gemilang. Ini berat bagi Inggris, tetapi kadang Anda harus merasakan kekalahan untuk bisa menang dan Piala Dunia sudah di depan mata dan para pemain mereka akan lebih baik karena ini. Ini malam yang berat, tapi kalian perlu menengguk obat dan beranjak."

Baca juga: Mancini ingin Italia juarai Euro 2020 dengan sepak bola menyerang
Baca juga: Southgate ingin timnya bermain seperti biasa

Selanjutnya Alan Shearer

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cegah COVID-19, nobar Piala Eropa dilarang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar