Meksiko umumkan kasus pertama varian Delta

Meksiko umumkan kasus pertama varian Delta

Orang-orang mengambil foto di depan Basilika Guadalupe saat wabah penyakit virus corona (COVID-19) berlanjut di Mexico City, Meksiko, Jumat (9/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Edgard Garrido/HP/sa. )

Bogota (ANTARA) - Meksiko pada Rabu (14/7) mengumumkan kasus pertama varian COVID-19 Delta yang sangat menular.

Otoritas mengatakan varian itu terdeteksi pada seorang pasien laki-laki berusia 65 tahun di rumah sakit di Negara Bagian Morelos.

Pasien menjalani karantina di rumah, kata otoritas, menambahkan enam orang lainnya yang terbukti positif masih dalam pengawasan karena diduga terinfeksi varian tersebut.

Wakil direktur kesehatan masyarakat di Layanan Kesehatan Morelos, Cecilia Guzmon Rodriguez, menyebutkan risiko penularan varian Delta dua kali lebih cepat dibanding varian versi asli. Ia juga meminta masyarakat untuk waspada.

Hingga kini otoritas kesehatan Meksiko telah mencatat lebih dari 2,6 juta kasus dan juga 235.277 kematian COVID-19.

Sumber: Anadolu


Baca juga: China tegaskan komitmen perkuat kerja sama vaksin dengan Indonesia

Baca juga: Haiti terima vaksin COVID-19 sumbangan AS melalui fasilitas COVAX

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

DKI Jakarta peringkat pertama kasus positif dan sembuh COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar