Pemakaian tabung oksigen di Jambi meningkat

Pemakaian tabung oksigen di Jambi meningkat

Polisi memeriksa ketersediaan oksigen ke agen oksigen di Jambi. Pemakain oksigen di Jambi meningkat seiring dengan meningkatnya kasus COVID-19. (Antara/Nanang Mairiadi)

Jambi (ANTARA) - Meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jambi menyebabkan pemakaian oksigen di fasilitas kesehatan yang ada di daerah itu juga meningkat.

"Di masa pandemi COVID-19 pemakaian oksigen di fasilitas kesehatan meningkat. Di Rumah Sakit Raden Mattaher peningkatan pemakaian oksigen mencapai seratus persen," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman di Jambi, Kamis.

Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Jambi cenderung di dominasi oleh pasien komorbid atau pasien yang memiliki penyakit penyerta seperti penyakit asma, jantung, paru-paru dan penyakit penyerta lainnya. Sehingga pasien COVID-19 tersebut membutuhkan alat bantu pernafasan dan oksigen untuk dapat bertahan.

Meski pemakaian oksigen di fasilitas kesehatan meningkat signifikan, Sudirman memastikan bahwa ketersediaan oksigen di fasilitas kesehatan cukup tersedia.

Baca juga: Polda Jambi membuka posko pengaduan kenaikan harga obat dan oksigen

Baca juga: Polda Jambi bentuk satgas antisipasi penimbunan obat dan oksigen


Dijelaskan Sudirman, ada empat distributor oksigen di Jambi yang memenuhi permintaan fasilitas kesehatan terhadap oksigen. Selain itu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi saat ini sudah dapat memproduksi oksigen sendiri. Sehingga kebutuhan oksigen di rumah sakit dapat terpenuhi tanpa harus takut kekurangan.

"Khusus Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi sudah dapat memproduksi oksigen sendiri, jadi jangan khawatir," kata Sudirman.

Di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi pemakaian oksigen tersebut juga alami peningkatan yang cukup signifikan. Dijelaskan Direktur RSUD Hamba Muara Bulian Dokter Hermina, penggunaan oksigen di Batanghari meningkat hingga 50 persen lebih.

Biasanya dalam satu bulan penggunaan oksigen di RSUD Hamba hanya satu tangki besar ukuran 3.300 meter kubik. Namun, saat pandemi COVID-19 ini, satu tangki besar oksigen tersebut hanya digunakan untuk satu pekan.

"Satu meter kubik itu sama dengan seribu liter oksigen, di masa pandemi COVID-19 sebanyak 3.300 meter kubik oksigen hanya cukup untuk satu pekan," kata dokter Hermina.

Saat ini RSUD Hamba Muara Bulian masih memiliki stok 76 tabung oksigen. Rumah sakit menambah stok tabung oksigen kepada Samator, pihak ke tiga penyedia oksigen di daerah itu.*

Baca juga: Rekor baru, 352 warga Jambi terkonfirmasi positif COVID-19

Baca juga: Jambi turunkan 62 relawan rawat pasien COVID-19 isolasi mandiri

Pewarta: Muhammad Hanapi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Akabri 1999 vaksinasi 500 ribu penduduk tanah air

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar