Sulut kembali alami rekor kasus harian COVID-19

Sulut kembali alami rekor kasus harian COVID-19

Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut Steaven Dandel. ANTARA/Karel A Polakitan.

Hal yang paling utama yang harus kita lakukan adalah bekerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk bahu-membahu menyelesaikan permasalahan ini
Manado (ANTARA) - Provinsi Sulawesi Utara kembali mengalami rekor pertambahan terkonfirmasi positif harian COVID-19 yakni sebanyak 367 kasus pada Kamis.

"Penambahan kasus harian hari ini merupakan rekor tertinggi selama pandemi berlangsung di Sulut," sebut Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulut Steaven Dandel di Manado, Sulut, Kamis.

Dengan demikian, kata dia, selama seminggu terakhir ini telah tiga kali pertambahan kasus harian melampaui puncak pandemi pertama pada Januari yang tercatat mencapai 242 kasus.

"Hal ini menjadi kekhawatiran kita bersama. Tetapi, hal yang paling utama yang harus kita lakukan adalah bekerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk bahu-membahu menyelesaikan permasalahan ini," ujarnya.

Pemprov Sulut berdasarkan instruksi Gubernur Olly Dondokambey telah mengupayakan kesiapsiagaan menghadapi melonjaknya kasus ini.

Beberapa langkah konkret yang telah dilaksanakan adalah membuka rumah isolasi yakni Balai Diklat Maumbi dengan kapasitas 250 tempat tidur, Pusat Krisis Kesehatan 30 tempat tidur, dan segera ditambah Asrama Haji sebesar 150 tempat tidur.

Gubernur Sulut juga telah menginstruksikan bupati dan wali kota membuka tempat isolasi di kabupaten/kota masing-masing dengan kapasitas 200 tempat tidur.

Rumah sakit se-Provinsi Sulut telah diperintahkan untuk mengonversi sebagian tempat tidur rawat inap biasa menjadi tempat perawatan kasus COVID-19 sebesar 30 persen.

Para penyuplai oksigen medis maupun industri yang ada di provinsi berpenduduk 2,6 juta jiwa telah diperintahkan untuk menyiagakan dan memprioritaskan peruntukkannya bagi perawatan pasien COVID-19.

Meski begitu, kata dia, pemerintah juga menyadari dengan kecepatan penyebaran virus yang begitu cepat, maka upaya yang dilakukan akan sia-sia, bila tidak diikuti kedisiplinan masyarakat mengikuti panduan pelaksanaan PPKM mikro yang telah diterbitkan.

Baca juga: Bertambah 19, positif COVID-19 di Sangihe-Sulut naik 433 kasus
Baca juga: Pemkot Bitung minta tambahan kuota vaksin COVID-19
Baca juga: Kasus aktif COVID-19 di Sulut kembali melonjak jadi 632

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KSOP Cirebon gelar vaksinasi tahap 2 bagi nelayan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar