Peringkat NTB dalam inovasi daerah melesat diposisi tiga nasional

Peringkat NTB dalam inovasi daerah melesat diposisi tiga nasional

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Nusa Tenggara Barat (NTB), Najamuddin Amy. ANTARA/Nur Imansyah/am.

Terus melesatnya peringkat NTB karena pelaporan 35 inovasi ke Litbang Kemendagri disertai input data dan dokumen pendukung yang telah komprehesif dan valid
Mataram (ANTARA) - Peringkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam lomba inovasi daerah dan pemberian penghargaan IGA 2021 oleh Kementerian Dalam Negeri kini melesat di posisi tiga secara nasional.

"Saat ini kita termasuk provinsi inovatif bersama Jawa Tengah dan Sumatera Selatan dengan skor 54,3. Selisih tujuh poin dengan daerah di peringkat pertama. Sedangkan sepuluh kabupaten/kota kita ada di peringkat 15 nasional," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Najamuddin Amy di Mataram, Jumat.
 
Terus melesatnya peringkat NTB dari sebelumnya berada di posisi 15 secara nasional, karena pelaporan 35 inovasi ke Litbang Kemendagri disertai input data dan dokumen pendukung yang telah komprehesif dan divalidasi.

Inovasi itu di antaranya NTB Care, E Samsat, E Lestari dan Sistem Informasi Posyandu yang masih optimis digadang sebagai peringkat pertama kategori sangat inovatif bersama inovasi lainnya sebelum 18 Agustus depan.

Penghargaan IGA sendiri pada tahun lalu memberikan penghargaan kepada 195 daerah. Di antaranya 31 daerah dengan kategori sangat inovatif diantaranya diusulkan ke Kementerian Keuangan untuk mendapatkan alokasi Dana Insentif Daerah (DID).

Dalam prosesnya, 36 indikator yang digunakan dalam Indeks pengukuran menghasilkan rangking indeks inovasi daerah di tiap klaster provinsi, kabupaten/kota, daerah tertinggal dan daerah perbatasan.

"Masih ada waktu untuk memperbaiki kelalaian pelaporan dan input data kemarin karena banyak terobosan yang sudah kita lakukan," katanya

Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni, menyatakan data hari ini pukul 12.00 Wita peringkat NTB naik signifikan. Tahun 2020 lalu, Kemendagri menjaring 17.779 inovasi dari 484 pemerintah daerah.

"Selain berkompetisi, daerah juga perlu membina kerjasama dan mengoptimalkan kekhasan daerah sebagai inovasi," katanya.
Baca juga: Kemendagri minta pemda fokus inovasi di 6 area
Baca juga: Kemendagri dorong daerah budayakan inovasi
Baca juga: Mendagri: Daerah lain bisa tiru Banyuwangi inovasi pelayanan publik

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dinas Dikbud NTB sampaikan permakluman libur semeter ganjil ditunda

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar