Wapres imbau pemotongan hewan kurban Idul Adha di RPH

Wapres imbau pemotongan hewan kurban Idul Adha di RPH

Dokumentasi - Tangkapan layar Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan audiensi dengan para ulama dan tokoh agama Islam terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di tengah pandemi COVID-19 di Istana Wapres Jakarta, Senin (12/7/2021). (ANTARA/Fransiska Ninditya)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengimbau pemotongan hewan kurban Idul Adha 1442 H dilakukan di rumah potong hewan (RPH) untuk mencegah kerumunan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat selama pandemi COVID-19.

Wapres juga meminta seluruh ulama, kiai, dan tokoh agama di daerah untuk menyosialisasikan kepada umat Islam agar imbauan tersebut terlaksana.

"Hal ini merupakan tanggung jawab kita sebagai ulama, yang memang memiliki tugas untuk itu," kata Wapres dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Masyarakat yang berhak menerima hewan kurban diminta untuk tinggal di rumah menunggu pemberian hewan kurban. Pendistribusian hewan kurban harus dilakukan oleh petugas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Wapres imbau umat Islam Salat Idul Adha di rumah

Terkait ketentuan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban, Wapres akan bertemu secara hibrid dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Minggu malam, untuk membahas hal tersebut.

Sebelumnya, Wapres meminta para ulama dan kepala daerah berdiskusi tentang penyesuaian pelaksanaan ibadah umat Islam pada masa PPKM darurat.

"Nanti (ulama) di daerah-daerah bisa rundingkan itu dengan kepala daerah, dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), bersama dengan MUI tentang bagaimana penyesuaian-penyesuaian di lapangan," kata Wapres.

Baca juga: Wapres minta K/L berkolaborasi optimalkan reformasi birokrasi

Wapres mengimbau para ulama dan tokoh agama Islam untuk tidak memaksakan pelaksanaan ibadah Idul Adha di masjid dan ruang publik selama PPKM darurat.

"Saya minta jangan sampai (salat berjamaah), karena ada beberapa daerah yang emosional tetap ingin mengadakan Salat Id di lapangan, karena itu sangat berbahaya," tegas Wapres.

Kegiatan malam takbiran, Salat Idul Adha, dan penyembelihan hewan kurban ditiadakan untuk menekan angka penularan COVID-19 di daerah. Pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) atau di area non-RPH yang luas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan tanpa dihadiri pelaku dan penerima hewan kurban.

Baca juga: Wapres minta K/L berkolaborasi optimalkan reformasi birokrasi

Hewan kurban dibagikan oleh petugas dengan meminimalkan kontak fisik dengan penerima, mengenakan masker rangkap, dan sarung tangan.

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres: Perlu kerja kolaboratif tanggulangi narkoba

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar