Anies ingatkan pandemi COVID-19 tidak kenal identitas

Anies ingatkan pandemi COVID-19 tidak kenal identitas

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri serah terima bantuan sembako di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/7/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/am.

Virusnya tidak membedakan
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan karena pandemi virus COVID-19 tidak pandang bulu dan mengenal identitas dalam penyebarannya.

"Pandemi ini tidak mengenal identitas apapun. Virus menjangkiti tidak mengenal strata sosial ekonomi, yang kaya miskin, beragama Islam, Kristen, Hindu, Budha, Katolik, semua merasakan. Yang berpandangan politik a, b semua merasakan, yang suku bangsa a, b, c dan d semua merasakan. Virusnya tidak membedakan," kata Anies di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin.

Anies juga mengingatkan bahwa sesungguhnya masyarakat Indonesia adalah saling bersaudara dan merupakan satu kesatuan dalam tenun kebangsaan Indonesia.

Dia pun mengajak masyarakat untuk saling berbagi dan bahu membahu membantu saudara-saudara sebangsa dan setanah air di masa sulit yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Baca juga: Anies sebut hanya 0,01 persen orang divaksin lengkap terpapar COVID-19

"Mari kita ingat kembali bahwa sesungguhnya kita adalah satu bangsa, bangsa Indonesia, satu persaudaraan, persaudaraan bangsa Indonesia, ini kesempatan mari kita saling mendukung, saling membantu," tambahnya

Salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pengusaha ritel dari Lippo Group adalah membagikan 7.500 paket sembilan bahan pokok (sembako) untuk warga Jakarta yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Serah terima bantuan dari dua perusahaan ritel, yakni Matahari Department Store dan Hypermart tersebut dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Komisaris PT Matahari Department Store Tbk, Roy Mandey.

Gubernur Anies Baswedan mengapresiasi bantuan tersebut, mengingat saat ini warga Ibu Kota merasakan beban ekonomi di tengah menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Baca juga: Idul Adha, Anies kurban di Bazis hingga kampung halaman

Selain kepada pasien yang sedang isoman, paket sembako ini akan dibagikan kepada para petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi DKI Jakarta yang bertugas menangani pandemi Covid-19.

Petugas tersebut seperti Tim Reaksi Cepat BPBD, Petugas Call Center 112 BPBD, Petugas Pemulasaraan Jenazah, Petugas Pemandu dan Pengisian Oksigen, Petugas TPU Rorotan, Petugas Fasilitas Isolasi Terkendali serta Petugas PJLP lainnya.

Bantuan sembako yang diberikan cukup lengkap, yakni tidak hanya kebutuhan pokok saja seperti beras, gula, minyak goreng, tetapi juga perlindungan untuk protokol kesehatan, seperti cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan masker.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Siang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar