Saham di Spanyol berguguran lagi, indeks IBEX 35 rontok 2,40 persen

Saham di Spanyol berguguran lagi, indeks IBEX 35 rontok 2,40 persen

Sejumlah pialang memantau pergerakan Indeks bursa saham Spanyol, IBEX 35. ANTARA/REUTERS/am.

Madrid (ANTARA) - Saham-saham di bursa Spanyol kembali berguguran pada akhir perdagangan Senin (19/7/2021), memperpanjang kerugian untuk hari kelima berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid rontok 2,04 persen atau 204,50 poin, menjadi menetap di 8.301,70 poin.

Indeks IBEX 35 tergelincir 0,24 persen atau 20,80 poin menjadi 8.506,20 poin pada Jumat (16/7/2021), setelah merosot 1,52 persen atau 131,30 poin menjadi 8.527,00 poin pada Kamis (15/7/2021), serta melemah dua hari sebelumnya masing-masing 0,42 persen dan 1,38 persen.

Dari 35 saham perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, hanya tiga saham yang berhasil meraih keuntungan, sementara 32 saham lainnya mengalami kerugian.

International Consolidated Airlines Group SA, biasanya disingkat menjadi IAG, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 5,58 persen.

Disusul oleh saham perusahaan minyak, gas dan petrokimia Spanyol Repsol SA yang anjlok 4,43 persen, serta perusahaan multinasional Spanyol yang bergerak di bidang perancangan, pembangunan, pendanaan, operasi, dan perawatan infrastruktur transportasi dan layanan perkotaan Ferrovial SA merosot 4,16 persen.

Di sisi lain, Almirall SA, perusahaan farmasi global yang berfokus pada kesehatan kulit bermitra dengan profesional perawatan kesehatan terdongkrak 1,33 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

​​​​​​​Diikuti oleh saham perusahaan industri farmasi Spanyol​​​​​​​ Pharma Mar SA​​​​​​​ yang terangkat 1,25 persen, serta perusahaan produsen peralatan energi terbarukan Siemens Gamesa Renewable Energy AS menguat 0,68 persen.

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar