Puskesmas DKI didorong tumbuhkan optimisme warga saat pandemi

Puskesmas DKI didorong tumbuhkan optimisme warga saat pandemi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) ketika mengadakan pertemuan secara daring dengan para kepala Puskesmas di Jakarta, Kamis (22/7/2021). ANTARA/Instagram@aniesbaswedan/Dewa

Pastikan komunikasi kita terus terjalin baik, untuk mencari solusi
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendorong petugas pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menumbuhkan rasa optimisme kepada warga saat menghadapi pandemi COVID-19.

"Sebarkan pesan optimis kepada warga yang dilayani, agar mendapatkan rasa tenang ketika melalui bersama masa-masa penuh guncangan ini," kata Anies ketika bertemu secara daring  dengan para kepala Puskesmas di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, para tenaga medis di Puskemas merupakan pilot di unit paling depan dari sistem kesehatan Tanah Air.

Puskesmas, lanjut dia, juga garda terdepan dalam penanganan pandemi COVID-19.

Baca juga: Dinkes DKI: Puskesmas garda terdepan lacak kasus COVID-19

"Mereka inilah yang sehari-hari paling depan melayani warga, tantangannya tentu tidak sedikit, apalagi dalam beberapa minggu terakhir terjadi lonjakan kasus," imbuhnya.

Dalam kesempatan pertemuan dengan kepala Puskesmas di seluruh wilayah DKI Jakarta tersebut, Anies mendengarkan curahan hati tenaga medis Puskesmas.

Tak hanya itu, mereka juga menyampaikan kendala yang selama ini dihadapi, harapan dan dukungan yang dibutuhkan dari Pemprov DKI Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai peran Puskesmas selama pandemi amat vital dalam menjalankan 3T (testing, tracing, treatment).

Baca juga: Kebakaran di fasilitas Dinkes DKI tidak ganggu program vaksinasi

Selain itu, beberapa bulan ini juga berperan sebagai petugas pemberi vaksin dan juga harus mengurusi pemulasaraan jenazah.

"Banyak dari mereka yang akhirnya terpapar COVID-19 juga, untungnya semua nakes di DKI Jakarta telah divaksinasi, sehingga lebih terlindungi," ucap Anies.

Kini, imbuh Anies, Puskesmas juga banyak terbantu dengan banyaknya kolaborasi sentra vaksinasi, tambahan tenaga pemeriksaan dan pelacakan serta bantuan relawan pemulasaraan di 42 kecamatan yang dilatih Dewan Masjid Indonesia.

"Pastikan komunikasi kita terus terjalin baik, untuk mencari solusi. Ibu/Bapak adalah pilot di unit paling depan dalam sistem kesehatan kita," katanya.
Dewa
Baca juga: Gudang Puskesmas Sumur Batu di Jakarta Pusat terbakar

Data Kementerian Kesehatan RI hingga 31 Desember 2019, jumlah Puskesmas di DKI pada lima wilayah kota/kabupatan sebanyak 315 dengan rincian, non rawat inap 287 dan rawat inap 28.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Positif 15.173 kasus, Dinkes DKI instruksikan pencarian kasus aktif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar