Menkopolhukam dorong Kejaksaan RI perkuat lembaga dan pembinaan jaksa

Menkopolhukam dorong Kejaksaan RI perkuat lembaga dan pembinaan jaksa

Tangkapan layar Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat memberikan pernyataan terkait bantuan tabung oksigen Indonesia kepada India yang ditayangkan dalam akun YouTube Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (9/7/2021). (ANTARA/Syaiful Hakim)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD mendorong Kejaksaan RI memperkuat struktur lembaga dan meningkatkan pembinaan para jaksa.

Penguatan itu perlu dilakukan demi menjaga Kejaksaan RI tetap kokoh dan mampu menghadapi berbagai macam gangguan, kata Mahfud MD berpesan kepada para jaksa saat peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61.

“Yang penting, lembaga kokoh. Pagar harus rapat sehingga yang bisa menerobos bisa sangat terbatas. Sebagai saran, perkuat pembinaan moral warga agar antarsesama Adhyaksa tidak saling sikut,” kata Mahfud MD sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dalam kesempatan itu, Mahfud juga mengapresiasi kinerja Kejaksaan RI yang menurut dia kian membaik.

Baca juga: Wapres harap Kejaksaan RI semakin adil mengawal hukum

“Belakangan ini terlihat ada kemajuan di Kejaksaan. Institusi ini semakin adaptif terhadap kontrol masyarakat dan sudah lebih berani. Gangguan politik tentu tak bisa dihindari, tetapi harus dihadapi,” ujar Mahfud MD berpesan ke para jaksa.

Menkopolhukam RI menyampaikan masih adanya jaksa-jaksa nakal harus diikuti dengan penindakan hukum dan disiplin yang tegas serta transparan.

“Jaksa nakal tentu masih ada di sana-sini seperti halnya di institusi lain, selalu ada yang nakal. Tetapi, tindakan disiplin dan penegakan hukum yang nakal sudah dilakukan (oleh Kejaksaan, Red.) secara cukup transparan,” sebut Mahfud MD.

“Jaga para personel agar steril dari intervensi politik dan kolutif,” tegas Menkopolhukam ke para jaksa.

Dalam keterangan yang sama, Mahfud juga menyambut baik mekanisme mutasi dan promosi yang telah berjalan dengan transparan berkat bantuan sistem teknologi informasi.

Baca juga: Firli: Peran serta Kejagung mutlak dibutuhkan KPK berantas korupsi

“Saya melihat merit system sudah mulai membaik, promosi dan mutasi sudah dikendalikan dengan sistem teknologi informasi yang bisa diawasi oleh masyarakat secara lebih transparan,” tambah Mahfud MD.

Kejaksaan Agung RI memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61 dengan mengangkat tema “Berkarya untuk Bangsa".

Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin menyampaikan amanatnya kepada para jaksa pada peringatan HBA ke-61 secara virtual dari Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Jakarta, Kamis.

Peringatan HBA ke-61 merupakan momentum momentum melakukan evaluasi dan introspeksi atas keseluruhan kinerja, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan, kata Jaksa Agung ke jajarannya.

Baca juga: Jaksa Agung sebut 38 jaksa meninggal dunia selama pandemi COVID-19

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jaksa peduli COVID-19 sasar sopir angkutan kota

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar