Menkes: Vaksinasi perlambat penyebaran infeksi COVID di Spanyol

Menkes: Vaksinasi perlambat penyebaran infeksi COVID di Spanyol

Warga mengheningkan cipta bagi para korban jiwa wabah virus corona (COVID-19) pada pembukaan adu banteng di arena Las Ventas di tengah pandemi, di Madrid, Spanyol, Sabtu (26/6/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Susana Vera/AWW/djo

Madrid (ANTARA) - Program vaksinasi di Spanyol mulai memperlambat penyebaran infeksi COVID-19 dan negara itu sedang bersiap untuk meluncurkan dosis ketiga vaksin, kata Menteri Kesehatan Carolina Darias, Jumat.

"Kami mulai melihat perlambatan kenaikan (kasus)," kata Darias saat wawancara dengan stasiun radio Onda Cero.

Spanyol mencatat perkembangan pesat dalam jumlah kasus per 100.000 orang selama beberapa pekan terakhir. Angka itu naik lima kali lipat antara pertengahan Juni hingga pertengahan Juli.

Partisipasi vaksinasi meningkat drastis dan Spanyol kini melaporkan tingkat vaksinasi COVID-19 tertinggi ketiga di dunia, hanya tertinggal dari Kanada dan Inggris. Sebanyak 64 persen penduduk Spanyol telah mendapatkan satu atau dua dosis vaksin COVID-19.

Darias kembali menegaskan bahwa 70 persen dari penduduk ditargetkan telah disuntik vaksin hingga akhir Agustus. "Kami bakal terus melakukan vaksinasi sampai mencapai 100 persen atau mendekati angka itu," katanya.

Dosis ketiga kemudian akan ditawarkan pada warga Spanyol, tambahnya. "Yang musti ditentukan adalah kapan."

Sumber: Reuters

 Baca juga: Spanyol berencana memvaksin 53 persen penduduknya hingga akhir Juli

Baca juga: Spanyol perluas usia penerima vaksin AstraZeneca jadi 18-65 tahun

Baca juga: Pejabat di Spanyol mengundurkan diri setelah potong antrean vaksin


 

Kebakaran hutan di Costa Brava Spanyol memaksa ratusan orang mengungsi

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar