Profesor IPB Nakhodai Federasi TI Pertanian se-Asia

Profesor IPB Nakhodai Federasi TI Pertanian se-Asia

Bogor, 15/10 (ANTARA) - Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Kudang Boro Seminar, dipercaya mengemban amanah sebagai presiden "The Asian Federation for Information Technology in Agriculture" atau Federasi Teknologi Informasi Pertanian se-Asia periode 2010-2012.

Dalam perbincangan dengan ANTARA di Bogor, Jabar, Jumat, Prof Kudang Boro Seminar mengatakan, dirinya mendapat amanah dari peserta Konferensi Internasional AFITA ke-7 tahun 2010 untuk menakhodai AFITA periode 2010-2012.

"Peserta konferensi mengamanatkan saya mengemban tanggungjawab sebagai presiden AFITA 2010-2012, menggantikan Prof Seishi Ninomiya," papar Prof Kudang Boro Seminar.

Konferensi Internasional ke-7 AFITA berlangsung di IPB International Convention Center (IICC), kampus IPB Branangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat pada 4-7 Oktober, yang dihadiri ratusan partisipan dari 17 negara anggota AFITA se-Asia.

Kepengurusan AFITA 2008-2010 dinakhodai Prof Seishi Ninomiya dari Jepang, yang dipilih pada Konferensi Internasional ke-6 di Jepang, 2008.

Pada kepengurusan AFITA 2008-2010, Prof Dr Kudang Boro Seminar dipercaya sebagai salah seorang wakil presiden.

Dalam Konferensi Internasional ke-7 AFITA di IICC, Bogor atau konferensi pertama sekali organisasi di Indonesia, Prof Kudang Boro Seminar merupakan ketua panitia pelaksana.

Kesuksesan pelaksanaan konferensi AFITA di Bogor, berimplikasi pada terpilihnya Prof Dr Kudang Boro Seminar sebagai presiden AFITA untuk periode dua tahun ke depan.

Prof Dr Kudang Boro Seminar yang juga direktur Direktorat Komunikasi dan Sistem Informasi IPB merupakan profesor Indonesia pertama yang menakhodai organisasi yang didirikan di Jepang 1998.

Saat ini AFITA beranggotakan 17 negara di Asia, yaitu Indonesia, Jepang, China, India, Korea, Thailand, Philiphina, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Iran, Banglades, Mongolia, Israel, Pakistan, Laos, dan Bhutan.

Dia mengatakan, amanah yang diberikan itu akan dijalankan dengan penuh tanggungjawab demi mewujudkan misi besar AFITA mengembangkan aplikasi TI untuk kebangkitan sektor pertanian di negara-negara Asia.

"Saya bertekad melanjutkan program-program yang telah dirintis Prof Seishi Ninomiya serta berupaya menciptakan terobosan baru bagi pengembangan TI pertanian di Asia," demikian Prof Kudang Boro Seminar. (*)

(ANT-053/R009)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar