Tolitoli, Sulteng (ANTARA News) - Seekor ikan duyung (dugong dugon) terjerat oleh jaring nelayan di perairan Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Minggu (11/10) dan digiring ke pantai.

Inal, seorang nelayan Desa Bajugan, Kecamatan Galang, Tolitoli, Sabtu mengatakan, ikan itu telah tertangkap jaringnya ketika ia bersama lima teman mencari ikan di perairan Kecamatan Galang.

Nelayan yang semula mengira ikan dijaringnya itu ikan kerapu, terkejut ketika melihat yang ditangkapnya tersebut ikan duyung yang memiliki puting susu, rambut dan pusar.

Mereka pun menambatkan jaring ikan di pinggir pantai Desa Bajugan. Kata Inal, ikan duyung itu jinak dan ketika dielus ikan itu tidak memberontak.

"Kemungkinan ini ikan duyung masih anak ikan karena panjangnya baru sekitar 50 cm," kata Inal.

Meski begitu, para nelayan memutuskan akan melepas kembali ikan duyung hasil tangkapan mereka.

Inal mengaku selama anak ikan duyung itu tertangkap, mereka sering melihat ikan duyung besar mengamuk saat melihat mereka kembali melaut.

"Saya curiga, ikan duyung besar yang mengamuk saat kami sedang memancing adalah induknya. Kami memutuskan akan melepas ikan duyung ini," ujarnya.

Kabar tertangkapnya ikan duyung itu membuat warga sekitar berdatangan untuk melihat ikan itu.

Ratusan warga termasuk dari desa-desa sekitar berdatangan menyaksikan ikan duyung setiap hari ke pantai Desa Bajugan.

"Air mata ikan duyung dipercaya memiliki khasiat untuk usaha dan kehidupan. Makanya warga berdatangan," kata Syam, tokoh masyarakat Desa Bajugan, Sabtu.

Sejumlah warga yang datang melihat ikan duyung itu membawa botol kecil dengan harapan bisa mengambil air mata ikan duyung tersebut.

(ANT-242/S027/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010