Positif COVID-19 di Tarakan-Kaltara jadi 7.666 kasus usai tambah 178

Positif COVID-19 di Tarakan-Kaltara jadi 7.666 kasus usai tambah 178

Petugas memakamkan jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 di lahan khusus pemakaman di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (4/5/2020). ANTARA FOTO/Fachrurrozi/zk/pras. (ANTARA FOTO/FACHRURROZI)

Kemudian jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 1.115 orang
Tarakan, Kaltara (ANTARA) - Satuan Penanganan COVID-19 Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan ada tambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 178 orang sehingga jumlah total  kasus terkonfirmasi positif sejak pandemi naik mencapai 7.666 kasus.

"Sementara jumlah pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 54 orang dan jumlah kumulatif yang sembuh sebanyak 6.401 orang," kata Juru Bicara Tim Satuan Penanganan COVID-19 Tarakan, Devi Ika Indriarti di Tarakan, Minggu.

Sedangkan pasien yang meninggal dunia, kata dia, bertambah empat orang, yakni di Tarakan dengan inisial HI (58) warga Kelurahan Karang Anyar, M (46) warga Kelurahan Lingkas, S (77) warga Kelurahan Juata Laut dan S (74).

Saat ini, jumlah kasus konfirmasi meninggal dunia sebanyak 150 orang dan kasus probable yang meninggal dunia sebanyak enam orang. Kemudian jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 1.115 orang

Kemudian jumlah kasus suspek yang dipantau saat ini sebanyak 107 orang. Kasus suspek yaitu ,orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir.

Mereka sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal, orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan 14 hari terakhir.

Sebelum timbul gejala, juga memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang
membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Selanjutnya jumlah seluruh kontak erat yang sedang dipantau saat ini sebanyak 936 orang. Kontak erat adalah orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi
COVID-19.

Dinkes mengimbau kepada masyarakat Tarakan agar terus memberikan dukungan moral terhadap pasien ataupun keluarga kasus suspek, kasus probable, kontak erat dan kasus konfirmasi, demikian Devi Ika Indiarti.

Baca juga: Lantamal XIII menambah ruang isolasi pasien COVID-19 di Tarakan

Baca juga: RSUD Tarakan kekurangan dokter tangani pasien

Baca juga: Seorang nakes RSUD Tarakan sedang hamil meninggal akibat COVID-19

Baca juga: Dandim Tarakan harapkan kesadaran kolektif tekan penyebaran COVID-19

 

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

6.186 orang sembuh dari COVID-19 pada 19 September

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar