Guru Besar UGM dan Sekjen PMI pimpin Forum Solidaritas Kemanusiaan

Guru Besar UGM dan Sekjen PMI pimpin Forum Solidaritas Kemanusiaan

Tangkapan layar deklarasi Forum Solidaritas Kemanusiaan secara virtual yang dipantau di Jakarta, Ahad (25/7/2021). ANTARA/Andi Firdaus.

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 60 organisasi berdeklarasi mengusung Sekjen Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said dan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) M Baiquni untuk memimpin Forum Solidaritas Kemanusiaan.

"Forum Solidaritas Kemanusiaan ini forum terbuka, menyatukan kekuatan masyarakat dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri untuk membantu negara keluar dari pandemi COVID-19," kata pembaca deklarasi Forum Solidaritas Kemanusiaan Nursyahbani Katjasungkana melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Deklarasi itu digelar secara daring yang dibacakan oleh Nursyahbani dan Profesor Winda Mercedes Mingkid, Ahad (25/7).

Forum menyetujui Guru Besar Universitas Gadjah Mada Profesor M Baiquni sebagai Koordinator Dewan Pengarah sedangkan Sekjen PMI Sudirman Said sebagai Koordinator Nasional Forum Solidaritas Kemanusiaan.

Baca juga: Sudirman Said: PMI adakan vaksinasi untuk percepat penanganan COVID-19

Nursyahbani mengatakan Forum Solidaritas Kemanusiaan ini beranggotakan para tokoh lintas generasi, lintas wilayah, lintas gender, lintas profesi dan juga lintas agama.

Forum tersebut juga melibatkan guru besar dari universitas di seluruh Indonesia serta beberapa organisasi sosial kemanusiaan seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (LazisMu), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Yayasan Buddha Tsu Chi, FoodBank of Indonesia dan Yayasan Tifa.

"Total ada lebih dari 60 organisasi dan perorangan yang tergabung dalam forum ini," kata Nursyahbani.

Sementara itu Sudirman Said dalam keterangannya menjelaskan bahwa forum tersebut dibentuk untuk membantu meringankan beban negara yang saat ini sedang berjibaku melawan pandemi COVID-19.

Baca juga: Sekjen PMI: Terus lakukan antisipasi terkait kenaikan kasus COVID-19

"Persoalan yang dihadapi negara dalam menghadapi pandemi COVID-19 sangat besar, oleh karena itu diperlukan kekuatan kolektif, keharmonisan dan kemauan untuk saling tolong menolong," katanya.

Sudirman menambahkan sudah waktunya Indonesia menghadirkan keluhuran yang akan memperkuat solidaritas kemanusiaan dalam menghadapi pandemi ini.

Selain Deklarasi, Forum Solidaritas Kemanusiaan juga menghadirkan diskusi publik tentang kemanusiaan dengan menghadirkan pembicara Inayah Wahid, Budiman Tanuredjo, Puthut E.A, Fristian Griec, Balqis Manisang, Gaib Maruto Sigit dan dimoderatori Budi Adiputro.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, PMI Cianjur krisis stok darah berbagai golongan

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PMI sebut penyaluran plasma konvalesen harus melalui RS

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar