Kodam XII/Tpr komitmen bangun zona integritas menuju WBK-WBBM

Kodam XII/Tpr komitmen bangun zona integritas menuju WBK-WBBM

Penandatangan bersama dan penandatanganan Pakta Integritas oleh Pangdam XII/Tpr dan Gubernur Kalbar, Sutarmidji, didampingi oleh Kajati Kalbar, Masyhudi dan Wakapolda Kalbar, Brigjen (Pol) Asep Syafrudin di Makodam XII/Tpr.  ANTARA/HO.

Pontianak (ANTARA) - Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura berkomitmen membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di satuan kerjanya untuk mendukung upaya reformasi birokrasi.

"Pelayanan publik yang berkaitan dengan informasi layanan, kegiatan kami, pengaduan masyarakat, info gratifikasi, dan lain-lain bisa diakses di media sosial dan website resmi Kodam XII/Tpr dan akan diinformasikan secara terbuka serta profesional," kata Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad di Sungai Raya, Senin.

Dia menjelaskan komitmen itu ditandai dengan penandatanganan bersama dan penandatanganan Pakta Integritas oleh Pangdam XII/Tpr dan Gubernur Kalbar Sutarmidji didampingi Kajati Kalbar Masyhudi, dan Wakapolda Kalbar Brigjen (Pol) Asep Syafrudin.

Baca juga: Pangdam Tanjungpura berbelasungkawa atas kecelakaan KM nelayan

"Zona integritas menuju WBK dan WBBM adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik," katanya.

Pangdam menyebutkan zona integritas menuju WBK dan WBBM memiliki beberapa komponen pengungkit, yaitu manajemen perubahan, tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, akuntabilitas kinerja, pengawasan, dan kualitas peningkatan pelayanan publik.

"Pencanangan zona integritas ini memiliki tujuan untuk merubah pola pikir, budaya kerja, kemudahan akses sesuai dengan perkembangan teknologi, transparansi, serta peningkatan pelayanan, baik pelayanan kepada personel Makodam XII/Tpr maupun kepada masyarakat yang didasari dengan Santiaji TNI, yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI," ujarnya.

Baca juga: Kapendam XII/Tpr sebut TMMD ke-111 percepat pemerataan pembangunan

Birokrasi sebagai pelaksana tugas pemerintah terus melakukan perubahan dalam mencapai sasaran reformasi birokrasi. Pembangunan zona integritas dianggap sebagai role model reformasi birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkualitas guna mencegah terjadinya korupsi, kolusi, nepotisme, dan gratifikasi.

"Melalui motto SIAP (Solid, Integritas, Akuntabel, dan Profesional), saya harapkan dalam melaksanakan tugas semua harus SIAP demi mewujudkan Makodam XII/Tpr memperoleh predikat zona integritas WBK dan WBBM," ujarnya.

Dia berharap dengan adanya pencanangan zona integritas ini terdapat perbaikan nyata dalam jangka pendek maupun jangka panjang sebagai sebuah landasan yang kuat dengan integritas yang kokoh guna mewujudkan tugas pokok masing-masing.

Baca juga: Pangdam Tanjungpura-Kapolda Kalbar tinjau lokasi Karhutla di Kubu Raya

"Pelaksanaan pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM yang diiringi dengan keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi dengan sungguh-sungguh dan konsisten, tentunya akan mampu menghadirkan aparatur pemerintah yang andal dan profesional di satuan kerja masing-masing dalam mengendalikan pelaksanaan program kerja dan anggaran guna mencapai status wajar tanpa pengecualian," katanya.

 

Pewarta: Andilala dan Slamet Ardiansyah
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar