Indeks FTSE 100 jatuh, dipicu kekhawatiran inflasi dan lonjakan COVID

Indeks FTSE 100 jatuh, dipicu kekhawatiran inflasi dan lonjakan COVID

Dokumentasi - Pialang sedang memantau pergerakan saham di pasar CMC di London, Inggris, Selasa (11/12/2018). ANTARA/REUTERS/Simon Dawson/am.

Jakarta (ANTARA) - Saham perbankan dan energi menyeret Indeks FTSE 100 London lebih rendah pada awal perdagangan hari Senin, dengan kekhawatiran tentang kenaikan inflasi dan lonjakan infeksi COVID-19 lokal semakin melemahkan sentimen.

Indeks acuan FTSE 100 turun 0,4 persen, dengan saham bank dan energi jatuh paling besar.

HSBC Holdings dan Barclays termasuk di antara pecundang teratas. Mereka mengikuti penurunan imbal hasil obligasi acuan, yang jatuh ke level terendah sejak Februari.

Indeks saham kapitalisasi menengah FTSE 250 yang fokus domestik turun 0,3 persen.

Baca juga: Saham Inggris berbalik menguat, indeks FTSE 100 bangkit 0,85 persen

Saham Ryanair yang terdaftar di London melonjak 2,6 persen setelah mendorong perkiraan untuk lalu lintas setahun penuh pada pemesanan musim panas yang kuat. Tetapi juga mengatakan tarif tetap jauh di bawah tingkat pra-pandemi sambil melaporkan kerugian setelah pajak sebesar 273 juta euro (321,5 juta juta dolar AS).

Perusahaan pembiayaan Coast Capital menuntut pengunduran diri kepala eksekutif perusahaan transportasi FirstGroup dan dua anggota dewan lainnya, menarik saham perusahaan itu turun 0,9 persen setelah penjualan aset yang kontroversial, memperdalam keretakan antara perusahaan transportasi Inggris itu dengan pemegang saham terbesarnya.

Baca juga: Indeks FTSE 100 menguat, ditopang lonjakan saham pertambangan

Pewarta: Biqwanto Situmorang
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar