IHSG diprediksi naik hari ini, seiring antisipasi dampak lanjutan PPKM

IHSG diprediksi naik hari ini, seiring antisipasi dampak lanjutan PPKM

Ilustrasi: Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, . ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc. (ANTARA/RENO ESNIR)

Kami memperkirakan bahwa IHSG hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan dengan investor yang sudah priced-in terhadap efek perpanjangan PPKM
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa diprediksi melanjutkan kenaikan pada awal pekan lalu, seiring dengan pelaku pasar yang telah mengantisipasi dampak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

IHSG dibuka menguat 14,54 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.120,93. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,17 poin atau 0,49 persen ke posisi 845,99.

"Kami memperkirakan bahwa IHSG hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan dengan investor yang sudah priced-in terhadap efek perpanjangan PPKM," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Investor saat ini dinilai lebih selektif memilih sektor yang minim terdampak atas lanjutan PPKM Level 4 yang dilakukan oleh pemerintah.

Baca juga: Wall Street naik 2 hari beruntun, investor optimis laporan laba

Saham-saham sektor ritel pada awal pekan kemarin tercatat melemah dengan perkiraan dampak pelemahan akan berlanjut ke kuartal III 2021. Sementara sektor perbankan dan media mengalami kenaikan yang bervariasi.

Dari dalam negeri, terjadi penambahan 28.228 kasus baru COVID-19 pada Senin (26/7) sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,19 juta kasus.

Jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 bertambah 1.487 kasus sehingga totalnya mencapai 84.766 kasus.

Meski demikian, sebanyak 2,55 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif COVID-19 sehingga total kasus aktif mencapai 560.275 kasus.

Baca juga: Harga minyak bervariasi, dipicu pasokan kurang dan tekanan kasus COVID

Dari eksternal, bursa saham AS ditutup menguat semalam. Minggu ini investor terhadap rilis kuartal II 2021 emiten teknologi berkapitalisasi besar atau big cap seperti Apple, Microsoft dan Amazon serta menanti hasil pertemuan The Fed pada Kamis (29/7) ini.

Rilis penjualan rumah AS per Juni 2021 tercatat melemah menjadi 676 ribu unit dari sebelumnya 724 ribu unit. Di pasar komoditas, harga minyak Brent ditutup pada level 74,5 dolar AS per barel dan emas di level 1.798 dolar AS per troy ons.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 170,23 poin atau 0,61 persen ke 28.003,52, Indeks Hang Seng turun 6,26 poin atau 0,02 persen ke 26.186,06, dan Indeks Straits Times meningkat 24,97 poin atau 0,8 persen ke 3.163,94.

Baca juga: Saham China dibuka beragam setelah turun tajam akibat aturan Beijing
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PSBB Jawa-Bali, Airlangga : IHSG positif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar