Reisa: Cuci tangan dengan sabun lebih baik untuk hilangkan kuman

Reisa: Cuci tangan dengan sabun lebih baik untuk hilangkan kuman

Tangkapan layar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Perubahan Perilaku dr. Reisa Broto Asmoro dalam “Dialog Semangat Selasa” di Media Center KPCPEN, di Jakarta, Selasa (27/7/2021). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti.

cara mencuci tangan yang baik dan benar adalah dengan menggunakan sabun dan air mengalir,
Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Perubahan Perilaku dr Reisa Broto Asmoro mengingatkan kembali bahwa mencuci tangan menggunakan sabun lebih baik untuk menghilangkan kuman dibandingkan cairan penyanitasi tangan.

“Jadi saran utama yang sudah kita kenal dari ribuan tahun lalu, yaitu cara mencuci tangan yang baik dan benar adalah dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Cuci tangan harus ada langkahnya, seperti yang sudah saya singgung ada enam langkah, cuci tangan yang benar selama 20 detik,” kata Reisa dalam “Dialog Semangat Selasa” di Media Center KPCPEN, di Jakarta, Selasa.

Langkah mencuci tangan yang dimaksud Reisa adalah basahi tangan lalu gosok kedua telapak tangan menggunakan sabun dengan gerakan memutar, usap dan gosok kedua punggung tangan, gosok sela-sela jari, bersihkan ujung kuku secara bergantian, gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian.

Terakhir letakkan ujung jari ke telapak tangan dan gosok perlahan, kemudian bilas tangan dengan menggunakan air yang bersih.

Reisa mengatakan, mencuci tangan dengan menggunakan sabun di bawah air mengalir lebih disarankan untuk dilakukan oleh masyarakat dibanding menggunakan ​​​​​​cairan penyanitasi tangan. 

“Kadang-kadang orang itu memakai hand sanitizer hanya pada bagian bawah tangannya saja. Dia tidak menjalankan langkah cuci tangan seperti saat mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun tersebut,” kata dia menjelaskan kenapa lebih baik mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Ia menjelaskan pemakaian cairan penyanitasi diperbolehkan dan sebenarnya efektif membunuh kuman, saat tidak ada air yang mengalir. Hanya saja, kandungan alkohol atau anti kuman yang ada di dalamnya harus di atas 65 persen.

“Jadi baik telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari sampai kuku dan bagian-bagian tangan lainnya semua akhirnya bersih. Tidak hanya bagian bawah saja. Tetap efektif kalau tidak ada air mengalir untuk membunuh kuman,” kata dia.

Namun untuk menghilangkan segala kotoran dan kuman yang ada di tangan, ia menyarankan agar masyarakat tetap menggunakan sabun dan mencuci tangan di bawah air yang mengalir selama 20 detik.

​​​​​Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir merupakan bagian dari 3M protokol kesehatan yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak untuk memutus rantai penularan COVID-19. 

Baca juga: Menkes ajak masyarakat beri hadiah HUT RI dengan penerapan prokes
Baca juga: Menpan RB terbitkan SE Gerakan ASN Disiplin Prokes


Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Desi Purnamawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pentingnya mencuci tangan pakai sabun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar