Pengamat: Harga beras di Jakarta stabil berkat bansos dan panen

Pengamat: Harga beras di Jakarta stabil berkat bansos dan panen

Pedagang membawa beras dengan gerobak di Pasar Kebayoran, Jakarta, Kamis (1/7/2021). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan pada Juni 2021 sebesar 0,14 persen, lebih rendah dibandingkan dengan Mei 2021 sebesar 0,24 persen. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.

harga rata-rata beras di sejumlah pasar di DKI Jakarta terpantau stabil
Jakarta (ANTARA) - Pengamat ekonomi dari Institute of Development of Economics and Finance (Indef) Rusli Abdullah mengatakan rata-rata harga beras di Jakarta tercatat stabil diperkirakan berkat distribusi bantuan sosial dan panen di sejumlah daerah di Tanah Air.

“Sekarang mulai panen kedua di beberapa daerah dan bansos beras sehingga pasokan di masyarakat terjaga,” kata Rusli Abdullah di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, dengan gelontoran beras khususnya kepada warga ekonomi kurang mampu selama masa penyesuaian Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), turut memberikan kontribusi terhadap kestabilan harga.

Berdasarkan pantauan Informasi Pangan Jakarta per Rabu (28/7), harga rata-rata beras di sejumlah pasar di DKI Jakarta terpantau stabil, bahkan turun kisaran di bawah Rp300 per kilogram.

Harga medium misalnya mencapai Rp9.633 per kilogram atau turun Rp54 dibandingkan harga pada Selasa (27/7) dan harga beras premium mencapai Rp12.117 per kilogram atau turun Rp174 dibandingkan harga pada Selasa (27/7).

Sementara itu, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga rata-rata di sejumlah pasar di DKI paling tinggi di antara kebutuhan pokok lainnya pada Rabu ini adalah daging sapi has mencapai Rp1.072 per kilogram menjadi Rp135.731.

Meski demikian, lanjut Rusli, kenaikan harga rata-rata untuk daging sapi has sebesar Rp1.072 tersebut belum terlalu dikhawatirkan.

Informasi Pangan Jakarta mencatat harga daging sapi has di Pasar Jati Negara mencapai Rp150.000 atau naik Rp5.000 dibandingkan pada Selasa (27/7).

Sedangkan harga daging sapi has per kilogram di pasar lainnya malah stabil yakni di Pasar Minggu Jakarta Selatan mencapai Rp130.000, Pasar Senen Blok III Rp140.000, Pasar Kelapa Gading Rp140.000 dan Pasar Grogol Rp130.000.

Berikut in harga rata-rata harian 13 komoditas pangan di DKI Jakarta pada Rabu (28/7) dibandingkan Selasa (27/7) berdasarkan Informasi Pangan Jakarta:

1. Beras Medium: Rp9.633 per kilogram (turun Rp54), Beras Premium: Rp12.117 (turun Rp174)

2. Minyak goreng: Rp14.895 per kilogram (naik Rp44)

3. Cabai Merah keriting: Rp31.581 per kilogram (turun Rp1.759)

4. Cabai merah besar: Rp32.200 per kilogram (turun Rp890).

5. Cabai rawit merah: Rp60.952 per kilogram (turun Rp2.302)

6. Bawang merah: Rp38.159 per kilogram (naik Rp137)

7. Bawang putih: Rp30.409 per kilogram (turun Rp207)

8. Daging ayam ras: Rp37.000 per ekor (turun Rp363)

9. Telur ayam ras: Rp24.930 per kilogram (naik Rp164)

10. Gula pasir: Rp13.732 per kilogram (turun Rp86)

11. Tepung terigu: Rp8.093 per kilogram (turun Rp45)

12. Daging sapi has: Rp135.731 per kilogram (turun Rp1.072)

13. Daging kambing: Rp130.000 per kilogram (naik Rp625).

 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Harga beras di Pasar Induk Cipinang stabil

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar