Talenta digital tingkatkan daya saing bangsa

Talenta digital tingkatkan daya saing bangsa

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate membuka program "Digital Talent Scholarship" 2020. ANTARA/HO-Kementerian Kominfo/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan keberadaan talenta digital bisa meningkatkan daya saing dan produktivitas bangsa, untuk itu kementerian mengadakan program Digital Talent Scholarship tahun ini.

"DTS 2021 bertujuan meningkatkan keterampilan bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk masyarakat umum, utamanya angkatan kerja muda hingga aparatur sipil negara di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Program DTS diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa di era Industri 4.0," kata Johnny, dalam siaran pers, dikutip Kamis.

Pelatihan digital dinilai menjadi peluang untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, juga mempertahankan produktivitas masyarakat.

Baca juga: Kominfo selidiki dugaan data BRI Life bocor

Baca juga: Kominfo sediakan jutaan kuota pelatihan digital


"Kementerian Kominfo berupaya untuk terus memfasilitasi keahlian anak bangsa melalui Digital Talent Scholarship ini agar kedepannya, tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan skill di era digital, tetapi sekaligus mempertahankan produktivitas masyarakat secara daring (online)," kata Johnny.

Tahun ini terdapat delapan pelatihan yang disediakan di Digital Talent Scholarship, yaitu Fresh Graduate Academy (FGA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Professional Academy (ProA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Thematic Academy (TA), Government Transformation Academy (GTA), dan Talent Scouting Academy (TSA), serta Digital Leadership Academy (DLA).

Saat ini tiga pelatihan sedang berlangsung secara daring yaitu FGA untuk lulusan perguruan tinggi atau mahasiswa tingkat akhir, VSGA untuk lulusan SMK dan TA untuk pelaku industri.

Pelatihan FGA dilaksanakan bersama 53 perguruan tinggi, Global Technology Company, dan Mitra Edukasi Teknologi dengan tema pelatihan yang dibuka seperti Artificial Intelligence, Cloud Computing, DataCom, Storage, Core System Administration, Microsoft Fundamentals, Big Data using Python, CCNA Network Engineer, Cyber Security Operations, IT Fundamentals, Database Design & Programming with SQL, JAVA (Java Foundation, dan Java Programming.

Sementara, pelatihan VSGA diselenggarakan bersama 42 perguruan tinggi dengan tema pelatihan yang dibuka yaitu Junior Network Administrator, Junior Mobile Programmer, Junior Web Developer, Junior_Graphic_Designer, Inter-mediate Animator (Motion Graphic Artist), Intermediate Multimedia Designer, dan Radio_Frequency_Engineer.

Adapun tema-tema dalam pelatihan TA antara lain Scrum Master (Tingkat Dasar), IT Perbankan Kelas Front End, IT Perbankan Kelas Back End, Big Data for Social Science, Video Content Creator, Cyber Security Analyst untuk Sektor Publik, Indonesia Women in Tech: Programming with Python, Associate Data Scientist: Artificial Intelligence untuk Dosen dan Instruktur.

Kementerian Kominfo menargetkan bisa melatih 100.000 talenta digital melalui program Digital Talent Scholarship 2021.

Baca juga: Kominfo-BRI Life tangani dugaan data bocor

Baca juga: IDGX kembali digelar untuk dukung game lokal

Baca juga: Kominfo buat HUB.ID untuk "start up"

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ini langkah Kominfo atasi kejahatan digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar