Olimpiade

Di bawah tatapan Simone Biles, Sunisa Lee sabet emas semua alat

Di bawah tatapan Simone Biles, Sunisa Lee sabet emas semua alat

Pesenam putri Amerika Serikat Sunisa Lee berpose dengan medali emas perseorangannya setelah menjuarai nomor semua alat senam Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Gymnastics Centre, Tokyo, Jepang, 29 Juli 2021. (REUTERS/LINDSEY WASSON)

Jakarta (ANTARA) - Sunisa Lee merebut medali emas semua alat atau all-around yang sebenarnya nomor favorit Simone Biles ketika kompetisi senam Olimpiade Tokyo berlanjut tanpa bintang terbesarnya itu.

Di bawah tatapan Biles yang menonton dari barisan depan di Ariake Gymnastics Centre, Lee meraih emas semua alat untuk membawa Amerika Serikat mencengkeram nomor ini dalam lima Olimpiade berturut-turut pada putaran terakhir dalam nomor senam lantai untuk membukukan total nilai kemenangan 57.433.

Kejutan nomor ini dari Brazil, Rebeca Andrade yang berusia 22 tahun dan menduduki peringkat teratas hampir sepanjang malam tadi waktu Tokyo itu mendapatkan medali perak yang merupakan medali pertama Brazil dari senam putri.

Baca juga: Simone Biles mundur dari final nomor semua alat Olimpiade Tokyo

Pesenam Rusia Angelina Melnikova menyelesaikan podium dengan merebut medali perunggu untuk ROC.

Jade Carey, yang dipilih mengisi tempat Biles hanya menduduki posisi kedelapan.

Dianggap sebagai pewaris Biles, momen Lee yang berusia 18 tahun datang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Biles yang menjadi kampiun semua alat yang dia ikuti sejak 2013, membuang peluang medali emas Olimpiade ketika dia memutuskan tidak mempertahankan gelar Olimpiade pada nomor semua alat ini.

Biles mundur dari nomor beregu putri Selasa lalu setelah tampil buruk dalam nomor meja lompat, dengan alasan perlu fokus kepada kesehatan mentalnya.

Drama itu mempersengit thriller lain di Ariake Arena di mana hampir setiap medali diputuskan oleh atlet terakhir dalam rotasi final.

Baca juga: Simone Biles banjir dukungan setelah mundur dari beregu putri

Ketika para pesenam berbaris ke lantai, hanya ada selisih 0,201 poin yang memisahkan tiga teratas yang terdiri dari Lee, Andrade dan Vladislava Urazova yang berusia 16 tahun dari Rusia. Dan ini membuat lomba menjadi semakin sengit.

Lee yang menjadi anggota termuda tim senam putri AS mengakhiri nomor senam lantai dengan skor 13,700 tetapi dia sempat membuat Andrade mendapatkan sedikit pelung untuk merebut emas.

Tetapi pesenam Brazil yang terlihat begitu tenang itu akhirnya hanya bisa mengumpulkan 13,666 akibat sejumlah kesalahan yang kemungkinan membuat dia kehilangan medali emas.

Saat skor muncul di papan skor untuk mengkonfirmasi kemenangan Lee, rekan-rekan satu timnya di AS yang duduk di tribun melompat dan bersorak, demikian laporan Reuters.

Baca juga: Keterbukaan Biles bisa bantu akhiri stigma seputar kesehatan mental

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KONI: PON XX Papua berkaca pada Olimpiade Tokyo 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar