Pemkot Jakbar catat 161 kasus kebakaran selama 2021

Pemkot Jakbar catat 161 kasus kebakaran selama 2021

Proses pemadaman api oleh Sudih Gulkamart Jakarta Barat di kawasan padat penduduk , Tambora, Jakarta Barat, Kamis (22/7/2021). ANTARA/HO-Sudin Gulkamart Jakarta Barat.

Jakarta (ANTARA) - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mencatat terjadi 161 kasus kebakaran sepanjang 2021.

Kasiops Sudin Gulkamart Jakbar Eko Sumarno mengatakan angka tersebut tercatat dari Januari hingga Juni 2021.

"Itu angka dari delapan kecamatan. Tercatat dari awal tahun sampai Juni," kata Eko di Jakarta, Jumat.

Menurut Eko, dari delapan kecamatan, wilayah yang paling banyak terjadi peristiwa kebakaran di kawasan Kalideres dan Cengkareng.

Pemicu kebakaran pun rata-rata sama karena adanya gangguan arus listrik hingga orang yang bakar sampah.

Lebih lanjut, angka tersebut terbilang lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah kasus kebakaran yang terjadi pada periode Januari-Juni 2020.

Pasalnya dari data yang diberikan Eko, tercatat jumlah kasus kebakaran yang terjadi dari Januari hingga Juni 2020 mencapai 144 kasus.

Dengan naiknya kasus kebakaran, Eko berharap warga lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga yang dapat memicu kebakaran.

Baca juga: Pabrik mebel di Meruya Jakarta Barat terbakar
Baca juga: Kebakaran hanguskan 20 rumah di pemukiman padat penduduk Tambora
Baca juga: Pemadam kebakaran perlu 1,5 jam padamkan api di Jakarta Barat

Pewarta: Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Rutan Kelas IIB Serang gelar simulasi penanganan kebakaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar