Pemerintah curahkan segala daya upaya angkat potensi desa wisata

Pemerintah curahkan segala daya upaya angkat potensi desa wisata

Ilustrasi - Warga berswafoto di objek wisata Danau Linting, Sinembah Tanjung Muda Hulu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (23/6/2021). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengatakan kebangkitan pariwisata dimulai dari desa wisata yang banyak dikembangkan masyarakat, untuk mendongkrak pariwisata pada masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/hp/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah hadir dan mencurahkan segala daya upaya mengangkat potensi desa wisata melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 sebagai upaya mendorong dan membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi.

“Pemerintah pusat all out mengangkat potensi desa wisata di tengah pandemi. Kami meyakini desa wisata ini game changer, dan merupakan suatu peluang yang memastikan kebangkitan Indonesia pascapandemi. Untuk itu perlu adanya suatu identifikasi, lantaran yang membedakan desa wisata yang satu dengan desa wisata lainnya selain keindahan alam adalah manusianya atau SDMnya,” kata Sandiaga Uno dalam "Bimtek & Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 untuk wilayah VII”, dikutip dari siaran resmi, Jumat.

Sandiaga mengatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) hadir dengan semangat bersama dalam membangun desa wisata.

Menparekraf menjelaskan, dalam pengembangan desa wisata ini akan ada pendampingan untuk pengelola desa wisata. Hal tersebut dilakukan agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat meningkatkan kualitasnya sehingga daya saing meningkat dan makin tangguh menghadapi krisis. Setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), diharapkan pendampingan terkait SDM dan pengelolaan desa wisata dapat dilakukan semaksimal mungkin.

“Kita melihat partisipasi dari 368 peserta (wilayah VII) yang luar biasa. Untuk itu kami mendorong optimisme hadirkan semangat baru, kebangkitan baru dari peserta. Mudah-mudahan Bimtek ini bisa menjadi pembekalan yang baik untuk pengembangan desa wisata selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi menjelaskan, saat ini pemerintah tengah fokus kepada pemulihan ekonomi nasional dan berjuang untuk mengendalikan pandemi COVID-19. Dengan optimisme dan peran serta masyarakat Indonesia, diharapkan pandemi ini bisa segera berlalu.

“Pariwisata akan cepat tumbuh saat pandemi ini berakhir. Karena itu akan ada mobilisasi masyarakat untuk berkunjung ke desa-desa yang indah di Tanah Air. Karena dengan terselesaikan pandemi ini, sektor pariwisata akan segera tumbuh dan dapat dinikmati oleh pemangku kepentingan khususnya di desa-desa wisata,” ujarnya.

ADWI 2021 adalah ajang yang memberikan kesempatan untuk desa wisata menampilkan kreativitas dan inovasi yang dimiliki terutama ciri khas desa wisata.

“Kenapa harus desa, lantaran wisata alam akan meningkat dan menjadi tren baru, untuk itu potensi wisata, kuliner dan kreatifitas bisa kita dorong agar berkembang. Dengan begitu potensi desa-desa bisa dinikmati masyarakat yang ingin berwisata, agar mereka cukup berwisata di negaranya sendiri tidak perlu ke luar negeri,” katanya.


Baca juga: Sandiaga Uno: Harapan kunci bangkit dari pandemi

Baca juga: Menparekraf: Inovasi, adaptasi, kolaborasi kunci atasi perubahan besar

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 massal kunci pemulihan pariwisata & ekonomi kreatif

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menparekraf terpukau dengan suguhan wisata di Ranu Pani

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar