Kemensos akan tindak tegas penyalahgunaan bansos

Kemensos akan tindak tegas penyalahgunaan bansos

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) menolak pungutan di RT 03/ RW 03 Kota Tangerang, Banten, Rabu (28/7/2021). ANTARA/HO-Kemensos

sudah sangat jelas sikap pemerintah
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) memperingatkan siapapun yang menyalahgunakan bantuan sosial (bansos) akan mendapat tindakan tegas.

Kepala Biro Humas Kemensos Hasyim mengatakan, sebab masyarakat penerima manfaat harus sesuai menerima haknya, dan tidak boleh ada pemotongan atau pungutan liar.

"Sudah sangat jelas sikap pemerintah akan menindak tegas oknum yang kedapatan menyalahgunakan penyaluran dana bansos," kata Hasyim kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.

Hasyim menegaskan Menteri Sosial Tri Rismaharini ingin memastikan tidak ada satu pihak pun yang memanfaatkan penyaluran bansos untuk kepentingan pribadi, atau di luar kepentingan penerima manfaat.

"Sikap tegas tersebut untuk memastikan bahwa masyarakat miskin penerima manfaat bansos mendapatkan bantuan sesuai haknya, terlebih di masa kedaruratan seperti sekarang ini," ujar dia.

Baca juga: Mensos temukan dugaan penyalahgunaan bansos di Kabupaten Malang
Baca juga: Cegah Penyalahgunaan Bansos PKH, Mensos instruksikan KPM Pegang KKS Sendiri


Untuk memastikan bansos tidak disunat saat penyaluran, Kemensos intensif melakukan pengecekan di lapangan. Kemensos bekerja sama dengan Polri, Kejaksaan, dan KPK dalam pengawasan penyaluran bansos.

Selain itu, Kemensos juga menguatkan partisipasi aktif komponen masyarakat dalam pengawasan penyaluran bansos. "Meningkatkan kompetensi pendamping sosial agar dapat bekerja lebih profesional," ujar Hasyim.

Kemudian, Kemensos juga meningkatkan transparansi penyaluran bansos dengan membuka akses informasi dan komunikasi melalui kanal-kanal aduan masyarakat, seperti laman web cekbansos.kemensos.go.id, lapor.kemensos.go.id dan wbs.kemensos.go.id.

"Sistem pengawasan tersebut berlaku untuk semua bansos," kata dia.

Dia menjelaskan, data penerima manfaat merupakan salah satu faktor untuk memastikan kecepatan, ketepatan, dan keakuratan penyaluran bansos. "Masih banyak faktor lain yang mempengaruhi, terutama menyangkut teknis pelaksanaan di lapangan," jelas Hasyim.

Baca juga: Mensos Risma beberkan tiga langkah hindari korupsi penyaluran bansos
Baca juga: MAKI: Harus ada pemberatan untuk korupsi saat bencana



 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemensos penuhi kebutuhan anak yatim lewat ATENSI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar