Pemkot Jakbar genjot sisa 45 persen warga yang belum divaksin

Pemkot Jakbar genjot sisa 45 persen warga yang belum divaksin

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massa pada salah satu pusat perbelanjaan di Slipi Jaya, Jakarta Barat (11/6/2021). ANTARA/HO-Humas Pemprov DKI Jakarta.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat berupaya maksimal menggenjot sisa jumlah warga sekitar 45 persen yang belum menerima vaksinasi COVID-19 hingga 17 Agustus 2021. 

"Di Jakarta Barat targetnya dua juta 58 ribu orang. Sekarang yang sudah tercapai di Jakarta Barat sebanyak 55,9 persen secara faskes tapi kalau secara data NIK 50 persenan," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat ditemui di lokasi vaksinasi massal kawasan Kalideres Jakarta Barat, Senin.

Menurut Uus, target itu selaras dengan target vaksinasi yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI yakni mencapai 7,5 juta warga, namun pencapaian itu telah dilampaui sebelum 17 Agustus mendatang.

Baca juga: Anies: Kegiatan di Jakarta normal kembali setelah semua sudah divaksin

Sebelumnya, Pemprov DKI sudah melewati target vaksinasi warga sebanyak 7,5 juta jiwa dengan catatan 4,5 juta warga ber-KTP DKI Jakarta.

"Sisa target tambahan ini sudah barang tentu kita amankan percepatan pelaksanaan vaksin sehingga pada saat 17 Agustus kita sampai 8,9 juta," ungkap Uus.

Untuk mengejar target tersebut, Uus memaksimalkan gerai vaksin di setiap kecamatan, program vaksinasi massal "Vaksin Merdeka" bantuan pihak swasta agar melampaui target tersebut.

"Kita yakin target yang dicanangkan akan terlampaui. Butuh waktu untuk sosialisasi," tutur Uus.

Untuk diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan lebih dari 7 juta warga atau 80 persen warga di Ibukota telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama.

Baca juga: Program Vaksinasi Merdeka targetkan 100 persen warga DKI divaksin

"Diketahui kita sudah melakukan vaksin di DKI Jakarta sebesar 80 persen. Dosis satu sudah 7.050.648," kata Riza di Jakarta pada beberapa waktu lalu.

Selain itu, warga yang telah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua di DKI Jakarta mencapai 2.221.896 atau 25,2 persen.

"Total dosis satu dan dua sudah 9.173.836 dosis. Jadi sudah banyak sebetulnya yang dilakukan di Jakarta, sebagaimana yang diminta Pak Jokowi agar di akhir Agustus kita sudah mencapai 7,5 juta," ungkap Riza.

Dia menuturkan bahwa vaksinasi COVID-19 di Jakarta setiap harinya mencapai 130-150 dosis, atau melebihi target 100 ribu dosis per hari.

Riza juga berupaya terus dan optimistis jumlah tersebut akan terus meningkat ke depan hingga mencapai 200 ribu dosis per hari.

Baca juga: Ini penilaian Wali Kota Jakbar pada warganya terkait vaksinasi

Pewarta: Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bio Farma targetkan penguasaan teknologi baru vaksin COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar