Polisi selidiki pemberi makanan ringan berisi benda tajam di Jember

Polisi selidiki pemberi makanan ringan berisi benda tajam di Jember

Serpihan benda tajam berada di dalam makanan ringan wafer yang dibagikan orang tak dikenal di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. (ANTARA/HO-Polsek Patrang)

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Patrang menyelidiki kasus orang yang tidak dikenal memberikan makanan ringan yang berisi serpihan benda tajam, seperti potongan silet dan isi staples kepada anak-anak yang berada di Kelurahan Jember Lor, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat di Jalan Cumpedak, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, bahwa ada pria tidak dikenal membagikan wafer kepada anak-anak dan setelah dibuka isinya ada benda-benda berbahaya yang tajam," kata Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Jember, Senin.

Di dalam makanan ringan berupa wafer tersebut terdapat serpihan isi staples, silet, potongan pisau cutter dan benda berbahaya lainnya yang dapat membahayakan anak-anak saat dikonsumsi.

Baca juga: Pemkot Palembang gandeng BPOM tingkatkan pengawasan pangan berbahaya

"Wafer berisi potongan benda tajam itu dibungkus dalam kemasan makanan ringan seperti pada umumnya dan rapi, sehingga terkesan belum dibuka dan masih baru," tuturnya.

Saat ini, lanjut dia, ada dua anak yang berusia 3 tahun dan 9 tahun yang kedapatan menerima pemberian makanan ringan oleh orang tidak dikenal yang berisi serpihan benda tajam.

"Untuk saat ini pelaku masih dalam penyelidikan Polsek Patrang, namun kami sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku yang membagikan makanan ringan itu kepada anak-anak di Jalan Cumpedak," katanya.

Heri mengimbau kepada masyarakat yang mendapati kasus sama di wilayah Kecamatan Patrang untuk segera melapor ke mapolsek, agar diketahui pergerakan pelaku tersebut.

Baca juga: Korban keracunan massal di Sampang terus bertambah

"Kami imbau orang tua untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menjaga anaknya, terutama menerima pemberian makanan dari orang yang tidak dikenal dan sebaiknya dicek terlebih dahulu sebelum dimakan," ujarnya.

Sementara salah seorang warga Jalan Cumpedak, M. Yasin mengatakan anak-anaknya mendapatkan makanan ringan wafer dari laki-laki yang tidak dikenal dan sempat memakannya, namun dimuntahkan karena terasa keras.

"Anak-anak memberitahu saya tentang pemberian orang tidak dikenal, sehingga saya langsung mengecek isi makanan ringan dan memang benar ada serpihan isi pisau cutter, isi staples, dan benda tajam di dalam wafer itu," katanya.

Makanan ringan wafer yang berisi benda-benda tajam tersebut diamankan di Mapolsek Patrang sebagai barang bukti dan penyidik masih memburu pelaku yang membagikan wafer tersebut kepada anak-anak di Jalan Cumpedak.

Baca juga: 242 warga Bantargadung diduga keracunan makanan hajatan

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar