Saham Eropa tergelincir, tertekan penurunan saham teknologi

Saham Eropa tergelincir, tertekan penurunan saham teknologi

Arsip Foto - Informasi harga saham perusahaan ditampilkan di layar saat mereka menggantung di atas bursa efek Paris, yang dioperasikan oleh Euronext NV, di kawasan bisnis La Defense di Paris, Prancis, (14/3/2016). ANTARA/REUTERS/Benoit Tessier/pri.

Jakarta (ANTARA) - Penurunan saham teknologi dan kekhawatiran atas penyebaran global Virus Corona varian Delta membuat saham Eropa di bawah tekanan pada hari Selasa, meskipun laporan pendapatan perusahaan terbaru yang menggembirakan, termasuk perusahaan minyak utama BP dan produsen mobil Stellantis.

Pada pukul 07,10 GMT, Indeks STOXX 600 di seluruh wilayah tergelincir 0,1 persen setelah mencapai rekor tertinggi di hari sebelumnya. Saham Asia juga sebagian besar lebih rendah karena varian Delta menyebar di pasar utama.

Pejabat China sekali lagi membidik produsen video game, membuat harga saham perusahaan Belanda Prosus, yang memiliki saham di raksasa teknologi China Tencent, jatuh sebesar 5,0 persen.

Baca juga: Saham Eropa jatuh dari tertinggi, tertekan virus dan regulasi China

Saham teknologi menjadi penyebab penurunan terbesar setelah pembuat chip Jerman Infineon Technologies turun 4,7 persen karena mengatakan sedang berjuang melawan ketatnya pasar.

Produsen minyak utama BP naik 3,5 persen setelah meningkatkan besaran dividen dan meningkatkan pembelian kembali saham setelah laba kuartal kedua naik menjadi 2,8 miliar dolar AS.

Produsen mobil Stellantis naik 3,9 persen setelah menaikkan target margin laba operasi yang disesuaikan untuk setahun penuh.

Baca juga: Saham Eropa capai rekor tertinggi, terkerek pendapatan kuat komoditas

Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar