Menhub: SPKLU fast charging naikkan kepercayaan pada kendaraan listrik

Menhub: SPKLU fast charging naikkan kepercayaan pada kendaraan listrik

Ilustrasi: Peresmian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pertama di Jalan Tol Trans-Sumatera, yakni di Rest Area Km 20 B Ruas Bakaheuni-Kayu Agung, Lampung, Selasa (26/1/2021). SPKLU itu menjadi unit ke-101 yang beroperasi di Indonesia. ANTARA/Dokumentasi Humas Kementerian ESDM

SPKLU dengan jenis fast charging ini sangat berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dalam berkendaraan di jalan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan teknologi fast charging atau pengisian cepat yang dimiliki Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan.

"SPKLU dengan jenis fast charging ini sangat berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dalam berkendaraan di jalan," kata Menhub Budi Karya di Jakarta, Kamis.

Dalam mendukung ekosistem kendaraan ramah lingkungan berbahan bakar listrik, pemerintah telah menargetkan pembangunan SPKLU sebanyak 25.000 unit hingga tahun 2030.

Saat ini jumlah SPKLU yang selesai dibangun dan beroperasi mencapai 147 unit di 115 lokasi di seluruh Indonesia.

Menhub Budi Karya menuturkan pemilihan lokasi SPKLU yang strategi dan terintegrasi dengan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) akan memudahkan pengendara dalam mengakses energi bagi kendaraan listrik mereka.

Dia mengapresiasi kerja sama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan PT Pertamina (Persero) yang baru saja meluncurkan dua SPKLU di Jakarta yang berlokasi di MT Haryono dan Lenteng Agung.

Baca juga: BPPT - Pertamina luncurkan dua stasiun pengisian kendaraan listrik

Menurutnya, kerja sama kedua lembaga itu akan memudahkan peninjauan teknis dan nonteknis SPKLU.

"Kami berharap ini menjadi awal dan contoh yang baik untuk pelaku usaha, seperti Pertamina dapat masuk dan mendukung percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia," ujar Menhub Budi Karya.

SPKLU yang berada di SPBU Lenteng Agung dan MT Haryono tersebut merupakan stasiun pengisian daya yang dilengkapi oleh tiga tipe plug, yaitu AC tipe dua, DC charger CCS dua, serta DC charger CHAdeMO.

Ketiga tipe plug tersebut dapat digunakan secara bersamaan yang membuat pelanggan tidak akan menunggu lama untuk melakukan pengisian kendaraan listrik mereka.

Deputi Bidang Teknologi Informasi Energi dan Material BPPT Eniya Listiani Dewi mengatakan pihaknya saat ini sedang mengembangkan prototipe SPKLU fast charging untuk sepeda motor dan mobil.

"BPPT telah berperan dalam jejaring ekosistem dan turut serta meningkatkan ekosistem KBLBB dengan melakukan Litbang Jirap KBLBB yang fokus pada charging station, motor proporsi, baterai, layanan kaji terap, serta rekomendasi, dan peningkatan TKDN," ujar Listiani.

Baca juga: PLN bangun SPKLU mudahkan isi daya kendaraan listrik di Bali

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menhub tinjau pengawasan perbatasan RI-Malaysia di Kalbar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar