Bola Basket

IBL mulai bergerak jaring kandidat rookie 2021

IBL mulai bergerak jaring kandidat rookie 2021

IBL mulai bergerak jaring kandidat rookie 2021 . ANTARA/Juns.

Klub-klub peserta IBL juga akan memberikan masukan terhadap para pemain kandidat rookie
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Indonesia Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah menyatakan tim penjaringan sudah melakukan pengumpulan data kandidat rookie IBL 2021 dan melakukan penilaian awal.

"Klub-klub peserta IBL juga akan memberikan masukan terhadap para pemain kandidat rookie,” kata Junas dilansir situs resmi IBL, Sabtu.

Selanjutnya, tim penjaringan akan mengundang kandidat rookie ini dan melakukan penilaian yang mencakup kemampuan individu, kerja sama tim, hingga psikotest. Peringkat kandidat rookie akan diurutkan berdasarkan hasil penilaian untuk menentukan pemain yang bakal mengikuti program IBL Rookie Combine.

Junas mengatakan deadline perekrutan rookie yakni pada 3 September. Setelah melakukan pertemuan dengan klub-klub anggota IBL, tim penjaringan akan mengirimkan undangan kepada para kandidat rookie pada 11 September.

Baca juga: IBL rilis jadwal sementara musim kompetisi 2022
Baca juga: Hardianus dinobatkan MVP Final IBL 2021

Kamudian, para kandidat mengirimkan data lengkap yang akan diverifikasi tim hingga 28 September. Adapun IBL Rookie Combine akan bergulir selama tiga hari, 20-22 Oktober.

“Kami berharap bisa mendapatkan lebih banyak pemain kandidat rookie yang menunjukkan meningkatnya animo dan potensi pemain muda," kata Junas.

"Kami juga ingin IBL Rookie dapat membantu Perbasi untuk talent pool guna kebutuhan tim nasional di ajang ajang internasional,” ujar Junas menambahkan.

Mantan pemain tim nasional Indonesia Andrie “Yayan” Ekayana dipilih menjadi Ketua Tim Penjaringan Rookie IBL 2021. Yayan beserta tim scouting bertugas menjaring kandidat rookie berkualitas, menentukan kriteria penilaian, melakukan verifikasi, penilaian, dan penentuan peringkat.

Anggota tim semula terdiri dari Andika Bastian Kosasih, Taufik Shaleh, M. Andito Arifianto, Ryan Tri Prahara, dan Wahyu Budi. Mereka sudah memulai bekerja memantau pemain-pemain potensial dari seluruh daerah di Indonesia.

Baca juga: Daftar juara IBL: Satria Muda kian rajai era profesional via 10 gelar
Baca juga: IBL 2021: musim sarat tantangan nan patut dirayakan
Baca juga: Ulasan IBL 2021: Gigih dan profesional itu segendang sepenarian

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Satpam sekolah, pelatih pertama Kapten Tim Bola Basket Jateng

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar