BNN kerahkan anjing pelacak untuk razia narkoba di apartemen

BNN kerahkan anjing pelacak untuk razia narkoba di apartemen

Unit K9 atau anjing pelacak handak saat menyisir di area halaman gereja menjelang ibada Paskah, di Gereja SP Maria Regina Purbowardayan Jebres Solo, Jawa Tengah, Rabu (31/3/2021). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

berusaha menciptakan suasana aman bagi warga yang tinggal di dalam maupun sekitar apartemen
Jakarta (ANTARA) - Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) mengerahkan pasukan anjing pelacak (K-9) saat merazia narkoba di beberapa apartemen kawasan Jakarta pada Jumat (6/8).

Dalam keterangan pers yang diterima Antara di Jakarta, Senin, razia itu menyasar beberapa apartemen yang dikelola Inner City Management (ICM).

Operasi itu dilakukan dilakukan petugas yang menyasar beberapa apartemen yang berlokasi di kawasan DKI, beberapa di antaranya berada di Jakarta Barat.

"Operasi K9 ini kami lakukan Bersama BNN di apartemen kawasan Podomoro City dan Apartemen Sudirman Park. Hari ini kami kembali beroperasi di Apartemen Gading Mediterania Residence (GMR). Selanjutnya, juga akan dilakukan di beberapa site kelolaan ICM yang ada di Jakarta maupun kota lain,” kata Manager Community Care ICM, Rusli Usman.

Menurut Rusli, operasi ini perlu dilakukan lantaran apartemen dianggap menjadi lokasi yang rawan disalahgunakan sebagai tempat peredaran narkoba.

Selain itu, pihaknya juga berusaha menciptakan suasana aman bagi warga yang tinggal di dalam maupun sekitar apartemen.

Disaat yang sama, Ketua Tim Operasi K9 BNN, Doni Tri Handono mengatakan pihaknya dan pengelola apartemen bukanlah satu-satunya pihak yang berperan dalam memberantas narkoba.

Keaktifan masyarakat dalam melaporkan adanya kegiatan narkoba juga penting untuk membantu petugas memberantas barang haram tersebut.

"Karena dasar dari penetapan untuk penegakkan hukum adalah informasi dan laporan masyarakat sehingga badan pengelola beserta warganya berperan penting. Kami punya personil, tapi kami butuh informasi,” jelas Doni.

Doni memastikan pihaknya terbuka bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya aktivitas peredaran narkoba.

Lebih lanjut, dalam operasi di penyisiran tersebut, petugas tidak menemukan adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan apartemen.

Baca juga: Polrestro Jakbar diminta lengkapi berkas kasus mantan Karutan Depok
Baca juga: Kapolrestro Jaksel apresiasi vaksinasi pusat rehabilitasi narkoba
Baca juga: Jaringan sabu asal Afrika Selatan diringkus Polrestro Jakarta barat

Pewarta: Walda Marison
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BNNP Kepri gelar taekwondo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar