Sineas perempuan kritik penghargaan untuk Johnny Depp

Sineas perempuan kritik penghargaan untuk Johnny Depp

Johnny Depp dan Amber Heard saat tiba di Pengadilan London. (ANTARA/REUTERS/Toby Melville/am)

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi pembuat film perempuan di Spanyol pada Selasa (10/8) mengecam keputusan Festival Film San Sebastian karena memberikan Penghargaan Donostia atau setara dengan penghargaan pencapaian seumur hidup kepada Johnny Depp.

Menurut asosiasi, hal tersebut akan memberikan impresi buruk terhadap acara penghargaan internasional sebab memilih seorang aktor yang dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

"Keputusan tersebut memberi citra buruk tentang festival dan kepemimpinan manajemen di dalamnya, serta mengirim pesan yang mengerikan kepada publik bahwa 'tidak masalah jika Anda adalah pelaku kekerasan selama Anda adalah aktor yang baik',” kata Presiden Asosiasi Pembuat Film Perempuan dan Media Audiovisual Spanyol Cristina Andreu kepada Associated Press, dikutip Kamis.

Baca juga: Johnny Depp dan Michael Caine akan dapat penghargaan Karlovy Vary

Baca juga: Festival Film San Sebastian berikan penghargaan pada Johnny Depp


Andreu mengatakan asosiasi sineas perempuan yang memiliki kedekatan hubungan dengan festival San Sebastian tengah mempelajari langkah selanjutnya.

Sementara itu, pihak Depp belum memberi komentar lebih lanjut kepada Associated Press.

Festival Film Internasional San Sebastian akan berlangsung pada 17-25 September mendatang. Johnny Depp diperkirakan akan menerima penghargaan secara langsung pada 22 September.

Sebelumnya pada tahun lalu, hakim Inggris telah memutuskan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan Depp "secara substansial benar".

Pada bulan Maret, pengadilan Inggris menolak pengajuan banding oleh Depp atas putusan melakukan kekerasan terhadap mantan istrinya, Amber Heard. Depp mengatakan upayanya untuk membatalkan keputusan itu tidak memiliki prospek keberhasilan yang nyata.

Selain itu, Depp juga menggugat Heard sebesar 50 juta dolar AS atas esai opini yang ia tulis di Washington Post tentang kekerasan dalam rumah tangga. Persidangan kasus ini ditunda hingga April 2022.

Baca juga: Film Johnny Depp "Minamata" tayang streaming Agustus

Baca juga: Johnny Depp ajukan banding terkait The Sun

Baca juga: Johnny Depp kalah lagi di Pengadilan Banding

Penerjemah: Rizka Khaerunnisa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar