Google dan Facebook latih UMKM Indonesia tumbuh secara digital

Google dan Facebook latih UMKM Indonesia tumbuh secara digital

Ilustrasi: Perajin melihat stok kerajinan aksesori koginsashi miliknya pada aplikasi jual beli di Asriku Kreasi, Depok, Jawa Barat, Minggu (1/8/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww. (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)

Pada saat ini, kami sudah melatih 2 juta teman-teman UMKM untuk memanfaatkan beragam alat digital yang gratis untuk memastikan bisnis mereka juga naik
Jakarta (ANTARA) - Kepala Hubungan Publik Asia Tenggara Google Ryan Rahardjo mengatakan pihaknya berkomitmen membekali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dari cara tradisional, dengan membekali keterampilan dan sumber daya digital yang tepat.

“Pada saat ini, kami sudah melatih 2 juta teman-teman UMKM untuk memanfaatkan beragam alat digital yang gratis untuk memastikan bisnis mereka juga naik,” ujarnya dalam pertemuan puncak peringatan Hari UMKM Nasional secara daring, Jakarta, Kamis.

Perkembangan internet di Indonesia, ungkapnya, telah membuat konsumen beralih ke digital, tren bisnis dengan basis internet berkembang pesat yang didukung perilaku konsumen.

Ketika itu diaplikasikan ke UMKM, lanjut Ryan, ada beberapa tantangan yang bukan hanya terkait pemahaman teknologi digital.

Berdasarkan sebuah survei, 45 persen dari pelaku UMKM tak memiliki strategi digitalisasi yang efektif dan kurang memahami teknologi digital. Ditambah, kata dia, adanya pandemi yang menciptakan pembatasan sosial mengurangi belanja konsumen.

Karena itu dia menilai kolaborasi menjadi hal penting. Berbagai program juga telah dilakukan oleh pihaknya dengan beragam kementerian, para pemangku kepentingan, dan pelaku UMKM dalam upaya memajukan bisnis digital mereka.

Baca juga: Teten Masduki ajak bergandengan tangan dukung kemajuan UMKM

“Kita juga bekerja sama dengan beragam kementerian seperti Kemendag (Kementerian Perdagangan) untuk UMKM di Indonesia bagian timur, sehingga mereka bisa lebih naik kelas melalui beragam kelas inkubasi, mentoring, dan monitoring yang lebih pasti,” kata Ryan.

Adapun Manajer Hubungan Pemerintahan Facebook Indonesia, Noudhy Valdryno menjelaskan Facebook telah menjadi salah satu platform yang disukai oleh pelaku UMKM, dengan 96 persen UMKM merasa Facebook membantu mereka memulai bisnis.

Noudhy menyampaikan update informasi bahwa 70 juta pengguna Facebook di seluruh dunia terhubung dengan bisnis di Indonesia. Bukan hanya bisnis Indonesia terhubung dengan dunia, ucapnya, tetapi juga dunia terhubung dengan bisnis di Indonesia.

Dalam sebuah laporan, disebutkan ada lebih dari 41 persen pengguna Facebook Indonesia terhubung dengan setidaknya satu bisnis di luar negeri. Sementara 67 persen dari pengguna Facebook Indonesia terhubung dengan setidaknya satu bisnis UMKM.

Selanjutnya Noudhy memaparkan beberapa program yang telah dilakukan antara lain sejak 2018 sudah melakukan pelatihan peningkatan kemampuan digital untuk UMKM.

“Sampai saat ini, sekitar 66 ribu orang dari pelaku UMKM di 17 kota di Indonesia sudah kita latih,” tutur dia.

Baca juga: Wapres harap tekad memajukan UMKM tak pernah surut meski pandemi
 

 

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres minta digitalisasi UMKM didukung dua prasyarat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar