Sandiaga optimistis 30 juta UMKM bakal masuk ekosistem digital di 2023

Sandiaga optimistis 30 juta UMKM bakal masuk ekosistem digital di 2023

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno . ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa/aa.

Di Hari UMKM Nasional ini, saya nyatakan secara tegas bahwa saya semakin optimis di tahun 2023 akan ada 30 juta pelaku UMKM yang masuk ke ekosistem digital, membuka semakin banyak lapangan kerja
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis akan ada 30 juta UMKM masuk ekosistem digital pada tahun 2023.

"Di Hari UMKM Nasional ini, saya nyatakan secara tegas bahwa saya semakin optimis di tahun 2023 akan ada 30 juta pelaku UMKM yang masuk ke ekosistem digital, membuka semakin banyak lapangan kerja!" ujar Menparekraf Sandiaga seperti dikutip dari akun resmi Instagram-nya @sandiuno di Jakarta, Kamis.

Menurut Sandiaga, pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif saat ini tengah menghadapi tantangan yang luar biasa hebat, namun tidak menyurutkan semangat untuk terus bisa berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan kebangkitan ekonomi nasional.

"Tentunya dengan memberikan dukungan berupa pelatihan, pendampingan, pemasaran hingga akses pada permodalan, kami yakin UMKM kita akan naik kelas," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa data sejak Mei 2020 hingga Juni 2021 telah mencapai 6,5 juta unit UMKM yang on boarding ke e-commerce sehingga total menjadi 14,5 juta unit UMKM.

Baca juga: Wapres harap tekad memajukan UMKM tak pernah surut meski pandemi

Baca juga: Sandiaga Uno ajak milenial mengembangkan diri jadi wirausaha muda


Selanjutnya harus terus didorong 15,5 juta unit UMKM lainnya untuk go digital hingga 2023 menjadi 30 juta unit UMKM yang on boarding.

Sedangkan Kepala Hubungan Publik Asia Tenggara Google Ryan Rahardjo mengatakan pihaknya berkomitmen membekali para pelaku UMKM untuk beradaptasi dari cara tradisional, dengan membekali keterampilan dan sumber daya digital yang tepat.

Perkembangan internet di Indonesia telah membuat konsumen beralih ke digital, tren bisnis dengan basis internet berkembang pesat yang didukung perilaku konsumen.

Karena itu Ryan menilai kolaborasi menjadi hal penting. Berbagai program juga telah dilakukan oleh pihaknya dengan beragam kementerian, para pemangku kepentingan, dan pelaku UMKM dalam upaya memajukan bisnis digital mereka.

Baca juga: Google dan Facebook latih UMKM Indonesia tumbuh secara digital

Baca juga: Kemenkop UKM: Bantuan-stimulus cegah UMKM terlempar dari arena bisnis

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar