Liga Italia

Lippi yakin Juve awali musim dengan status favorit juara

Lippi yakin Juve awali musim dengan status favorit juara

Marcello Lippi saat menjadi pelatih China dan mengawasi timnya dalam pertandingan persahabatan melawan Tajikistan di Guangzhou, pada 11 Juni 2019. ANTARA/Photo by STR / AFP.

Juve selalu menjadi favorit, tahun ini terlebih lagi
Jakarta (ANTARA) - Juventus akan mengawali musim baru Serie A sebagai favorit juara meski musim lalu finis urutan keempat, kata mantan pelatih klub Turin itu, Marcello Lippi, seperti dilaporkan Reuters, Kamis.

Juve masuk empat besar pada hari terakhir musim lalu tetapi finis 13 poin di belakang juara liga Inter Milan sehingga mengakhiri periode sembilan tahun dominasi klub ini di liga domestik Italia.

"Juve selalu menjadi favorit, tahun ini terlebih lagi,” kata Lippi kepada Gazzetta dello Sport, Kamis.

"Mereka tidak juara musim lalu, jadi mereka lapar dan bertekad mendapatkan kembali miliknya. Tapi Inter sedang berada di levelnya. Setelah menjual Romelu Lukaku mereka akan mengontrak Edin Dzeko, dan saya tak beranggapan mereka akan lagi menjual pemain."

Performa buruk Juve musim lalu mengakibatkan pelatih Andrea Pirlo dipecat, dan Massimiliano Allegri ditunjuk kembali sebagai pelatih klub ini.
 
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri tiba di Juventus Training Center, Turin, untuk memimpin latihan perdana, Kamis (14/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Massimo Pinca/pras.

Baca juga: Juventus ingin ganti Pirlo tapi Klopp dan Guardiola kemahalan

Allegri meninggalkan Juventus pada 2019 setelah memenangkan lima gelar Serie A berturut-turut dan sejak itu menganggur, tetapi Lippi yakin Juve telah membuat pilihan tepat dengan memanggil lagi Allegri.

Baca juga: Diteror jadwal padat, Allegri ingin cuti

“Pada level ini, istirahat setelah era panjang bisa menjadi hal baik. Anda santai, Anda mempelajari taktik baru dan pelatih baru, Anda berkembang. Tim ini kuat dan dia tahu sekali soal itu," kata Lippi yang memimpin Italia menjuarai Piala Dunia 2006.

"Ada banyak kesamaan di antara kami. Dia juga dari Tuscany. Dia tiba di Juve dalam usia 47 tahun dan langsung memenangkan Scudetto, seperti saya lakukan pada usia 46 tahun."

“Max adalah salah satu pelatih modern yang paling terampil, lihai dan licik, dalam arti yang baik. Dia salah satu yang paling mampu mengelola situasi tertentu. Dia orang yang tepat untuk pekerjaan itu.”

Baca juga: Massimiliano Allegri isyaratkan akan pulangkan Pjanic ke Juventus
Baca juga: Giorgio Chiellini pastikan tetap bertahan bersama Juventus
Baca juga: Juventus dan Arsenal bersaing untuk dapatkan Manuel Locatteli

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar