Tinju

David Haye keluar dari pensiun untuk duel melawan Joe Fournier

David Haye keluar dari pensiun untuk duel melawan Joe Fournier

Arsip foto - Petinju Inggris David Haye (kiri). ANTARA/Reuters.

Jakarta (ANTARA) - Mantan juara dunia kelas berat (+90,7kg) WBA David Haye mengatakan bakal keluar dari pensiun untuk menghadapi Joe Fournier di Staples Center, Los Angeles pada September mendatang.

Dilansir Reuters, Jumat, kedua belah pihak telah menyetujui mengisi slot duel tambahan antara mantan juara dunia Oscar De La Hoya vs Vitor Belfort, mantan juara UFC.

Bagi Haye, ini akan menjadi kali pertama kembali naik ring setelah menyatakan pensiun pada 2018, tepatnya setelah dua kekalahan beruntun dari Tony Bellew. Terakhir terjadi di O2 Arena, Greenwich, Inggris, pada 5 Mei 2018.

Baca juga: Jadwal tinju dunia pekan ini: Lima titel diperebutkan 14 Agustus

Haye yang sempat mengalami cedera sepanjang kariernya, beralih profesi dengan menjadi manajer dan promotor tinju.

Sepanjang karier tinju profesional, Haye mengantongi rekor 28 kemenangan dan empat kali kalah. Ia pernah menyabet gelar juara dunia kelas berat WBA setelah  mengalahkan Nikolai Valuev di Arena Nurnberger, Jerman, pada 7 November 2010.

Ia dua kali sukses mempertahankan gelar tersebut masing-masing atas John Ruiz (3 April 2010) dan Audley Harrison (13 November 2010).

Setelah itu, Haye kehilangan gelar WBA setelah kalah dari Wladimir Klitschko di Imtech-Arena, Altona, Jerman pada 2 Juli 2011.

Sebelum turun di kelas berat, Haye juga sempat menyandang titel dunia WBC dan WBA Super di kelas penjelajah (90,7kg).

Baca juga: Pacquiao batal duel dengan Spence Jr yang alami cedera mata

Sementara lawan yang akan dihadapi nanti Joe Fournier adalah seorang pengusaha sukses yang juga berkarier sebagai petinju profesional dengan rekor tak terkalahkan dari sembilan pertandingan.

Kemenangan terakhir diraih Joe Fournier di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta pada 17 April 2021 melawan Andres Felipe Robledo Londono sekaligus menjadi pertandingan pertamanya sejak 2016.

"Ini bukan comeback, ini tentang mengajarkan ada tingkatan dalam tinju. Seseorang harus tetap berada di jalurnya atau berisiko diratakan,” kata Haye.

“Saya adalah juara dunia kelas berat 10 tahun yang lalu. Saya sekarang berusia 40 tahun. Joe delusi. Juara dilahirkan bukan dibeli."

Baca juga: Alvarez naik ring November, bukan pada pekan Kemerdekaan Meksiko
Baca juga: Joshua tarung lawan Usyk di Stadion Tottenham pada September
Baca juga: Hasil duel Charlo vs Castano, imbang dan penuh drama

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pertina: PON ajang munculnya bibit muda atlet berbakat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar