Saham China akhir pekan merosot, tertekan saham produsen chip

Saham China akhir pekan merosot, tertekan saham produsen chip

Ilustrasi - Investor memantau pergerakan saham China melalui rumah pialang di Shanghai ANTARA/Reuters.

Jakarta (ANTARA) - Saham China ditutup lebih rendah pada hari Jumat karena produsen chip terkemuka negara itu SMIC menyeret turun saham-saham semikonduktor.

Indeks saham unggulan CSI300 turun 0,6 persen menjadi 4.945,98, sedangkan Indeks Komposit Shanghai turun 0,2 persen menjadi 3.516,30. Untuk minggu ini, SSEC naik 1,68 persen, sedangkan CSI300 naik tipis 0,5 persen.

Perusahaan produsen chip memimpin penurunan saham China, dengan subindeks semikonduktor turun 4,1 persen. Indeks telah naik sekitar 29 persen sepanjang tahun ini.

Saham SMIC merosot 6 persen setelah Shanghai Stock Exchange mengatakan pada hari Kamis akan menghapus perusahaan dari indeks saham Shanghai yang memenuhi syarat di bawah Shanghai-Hong Kong Stock Connect.

Saham anjlok 13,5 persen sejauh minggu ini, di jalur penurunan persentase mingguan terbesar sejak pertengahan September pada 2020.

Baca juga: Saham China Jumat dibuka melemah, Indeks Shanghaiturun 0,29 persen

Saham sumber daya, termasuk baja dan batu bara, kembali naik. Subindeks baja dan sub-indeks batubara keduanya naik 0,6 persen.

Sub-indeks minuman beralkohol naik 0,8 persen.

Raksasa baterai China CATL berakhir datar pada 502 yuan per saham, setelah melonjak sebanyak 5,6 persen dalam perdagangan pagi.

CATL mengatakan pada Kamis malam bahwa pihaknya merencanakan penambahan modal perusahaan lewat penjualan saham di luar bursa (private placement) dengan target hingga 58,2 miliar yuan (8,98 miliar dolar AS), untuk mendanai enam proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi baterai lithium-ion.

Citi mengatakan ekspansi sangat dibutuhkan untuk CATL karena perusahaan saat ini berjalan dengan kapasitas penuh dengan pemesanan yang sangat kuat.

"Kami berharap penambahan modal tersebut membuka jendela bagi investor untuk menentukan posisi," tulis Citi dalam catatannya.

Sub-indeks kendaraan energi baru berakhir turun 0,9 persen, setelah sempat naik 0,4 persen pada perdagangan pagi.

Baca juga: IHSG akhir pekan diperkirakan stagnan di tengah melemahnya bursa Asia

Baca juga: Saham Inggris menguat, Indeks FTSE 100 terangkat pertambangan-peritel

Baca juga: Saham Eropa capai level tertinggi baru, terkerek pendapatan kuat


Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar