Kementerian PPPA tingkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan

Kementerian PPPA tingkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga berbicara dalam Webinar Forum Jurnalis Perempuan Indonesia dengan tema 76 Tahun Merdeka, Perempuan Indonesia Sudah Berdaya? di Jakarta, Sabtu (14/8/2021). ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak.

saya percaya bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin apalagi jika kita bekerja keras dan bekerja bersama
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersinergi dengan berbagai sektor pembangunan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kewirausahaan, terutama bagi perempuan dengan kerentanan ganda.

"Pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan hulunya. Ketidakberdayaan ekonomi perempuan memperparah ketimpangan relasi kuasa dalam laki-laki membuat banyak perempuan terjebak dalam lingkar kekerasan dan kemiskinan," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam Webinar Forum Jurnalis Perempuan Indonesia dengan tema "76 Tahun Merdeka, Perempuan Indonesia Sudah Berdaya?" di Jakarta, Sabtu.

Pemberdayaan ekonomi perempuan tidak hanya membuat perempuan naik kelas dalam relasi kuasa yang selama ini tidak imbang, namun juga akan berkontribusi besar terhadap kesejahteraan keluarga dan bangsa.

Untuk memastikan usaha yang berkelanjutan dan mampu bersaing di masa depan, Kementerian PPPA juga memberikan perhatian khusus terhadap keterampilan digital para pengusaha perempuan.

Baca juga: Menteri: Wujudkan kesetaraan gender, perlu upaya bersama

Menteri Bintang menuturkan berbagai sumber membuktikan perempuan menentukan lahirnya generasi penerus yang berkualitas.

Kepemimpinan perempuan juga dapat meningkatkan ekonomi, ketahanan pangan, bahkan membuka berbagai peluang bagi generasi saat ini dan mendatang.

Ia mengatakan partisipasi yang setara dan penuh dari perempuan dan laki-laki menjadi kunci kesejahteraan suatu bangsa.

Dalam perjuangan melawan COVID-19, Menteri Bintang menuturkan perempuan menjadi tulang punggung dari proses pemulihan di dalam komunitas baik secara sosial maupun ekonomi.

Selain itu, ia mengatakan perlu bersama-sama menggaungkan pentingnya pemberdayaan perempuan untuk mencapai kesetaraan gender tidak hanya bagi perempuan namun juga seluruh lapisan masyarakat.

Menurut dia, norma gender tidaklah ajek, tetapi tantangannya adalah budaya patriarki yang telah kuat mengakar selama berabad-abad sehingga tidak mudah untuk dikikis.

"Namun, saya percaya bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin apalagi jika kita bekerja keras dan bekerja bersama," tutur Menteri Bintang.

Baca juga: Banyak tantangan sebabkan UMKM perempuan belum berkembang maksimal
Baca juga: Menteri PPPA minta pelaku usaha perempuan paham teknologi digital

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar