Stok beras di Pasar Induk Cipinang capai 40 ribu ton jelang HUT RI

Stok beras di Pasar Induk Cipinang capai 40 ribu ton jelang HUT RI

Pedagang menata karung-karung berisi beras yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (10/6/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc

stok masih aman
Jakarta (ANTARA) - Stok beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, mencapai sekitar 40 ribu ton yang diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Ibu Kota jelang HUT ke-76 RI hingga 14 hari mendatang.

"Stok beras di Pasar Induk Cipinang aman, ada sekitar 40 ribu ton untuk semua jenis beras," kata Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, rata-rata konsumsi bulanan untuk beras di DKI Jakarta sekitar 86 ribu ton atau rata-rata konsumsi harian mencapai 2.866 ton.

Ia menjamin ketersediaan pasokan karena suplai beras diawasi keberlanjutannya dengan rata-rata beras masuk di pasar induk itu mencapai kisaran 3.000-3.200 ton per hari.

Berdasarkan data stok di laman info Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) yang diakses pukul 11.00 WIB, stok beras paling besar dipasok dari Cirebon, Jawa Barat mencapai 33 persen kemudian dari Karawang, Jawa Barat mencapai 30,2 persen.

Selain itu, dari Jawa Tengah sebesar 22,6 persen, Bandung sebesar 7,6 persen dan sisanya dari daerah lainnya.

Sedangkan, sekitar 63 persen beras dari Pasar Induk Beras Cipinang diserap di Jakarta.

Ia menambahkan pasokan beras di Jakarta dipasok tidak berasal dari satu sumber.

"Disuplai melalui pasar induk, ada yang langsung dari petani ke masyarakat atau toko, ada langsung petani ke modern, ada yang dari Bulog. Sumber bukan satu dan sirkulasi tidak dari satu tempat," imbuhnya.

Sementara itu, harga rata-rata komoditas pangan utama di Jakarta pada Minggu ini relatif stabil berdasarkan pantauan di Informasi Pangan Jakarta.

Berikut ini harga rata-rata harian 13 komoditas pangan utama di DKI Jakarta yang diakses pada Minggu (15/8) pukul 11.00 WIB, dibandingkan harga pada Sabtu (14/8) berdasarkan Informasi Pangan Jakarta.

1. Beras medium: Rp9.608 per kilogram (naik Rp13)
Beras premium: Rp12.013 per kilogram (turun Rp118)
2. Minyak goreng: Rp15.388 per kilogram (naik Rp80)
3. Cabai merah keriting: Rp28.346 per kilogram (turun Rp994)
4. Cabai merah besar: Rp32.000 per kilogram (turun Rp568)
5. Cabai rawit merah: Rp39.370 per kilogram (turun Rp1.182)
6. Bawang merah: Rp33.629 per kilogram (turun Rp987)
7. Bawang putih: Rp30.529 per kilogram (naik Rp252)
8. Daging ayam ras: Rp36.208 per kilogram (turun Rp996)
9. Telur ayam ras: Rp24.407 per kilogram (naik Rp66)
10. Gula pasir: Rp13.814 per kilogram (turun Rp4)
11. Tepung terigu: Rp8.307 per kilogram (naik Rp137)
12. Daging sapi has: Rp133.800 per kilogram (turun Rp859 )
13. Daging kambing: Rp130.294 per kilogram (naik Rp606).

Baca juga: Presiden Jokowi: Bila stok dalam negeri cukup, silakan ekspor beras
Baca juga: PPKM diperpanjang, Pemprov DKI jamin stok beras rumah tangga cukup
Baca juga: Warga Kelurahan Batu Ampar terima bantuan beras usai vaksin COVID-19

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden: Tahun ini Indonesia belum pernah impor beras

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar