PLN rampungkan enam proyek nasional senilai Rp1,2 riliun di Jatim

PLN rampungkan enam proyek nasional senilai Rp1,2 riliun di Jatim

Salah satu petugas PLN melakukan pengerjaan infrastruktur kelistrikan di Jatim (ANTARA/HO-PLN)

proyek kelistrikan ini akan meningkatkan pasokan dan mutu layanan kebutuhan listrik serta semakin meminimalisir potensi pemadaman
Surabaya (ANTARA) - PLN (Persero) merampungkan enam Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp1,2 triliun di Jawa Timur, tujuannya untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa-Bali.

Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto di Surabaya mengatakan, proyek kelistrikan ini akan meningkatkan pasokan dan mutu layanan kebutuhan listrik serta semakin meminimalisir potensi pemadaman.

“Melalui penyelesaian enam proyek kelistrikan di Jawa Timur ini sebagai bentuk nyata PLN dalam mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat,” kata Wiluyo, dalam siaran persnya Minggu.

Enam proyek teraebut yaitu SUTT 150 kV Paiton-Kraksaan, SUTT 150 kV Kraksaan-Probolinggo, SUTT 150 kV New Kediri-New Tulungagung, SUTT 150 kV New Tulungagung-New Wlingi, GI 150 kV New Tulungagung, dan GI 150 kV New Wlingi.

Wiluyo mengatakan, rampungnya proyek insfrastruktur kelistrikan akan berdampak besar pada sistem perekonomian. Sebab, seperti penyelesaian SUTT dan Gardu Induk Kediri-Tulungagung- Wlingi ini akan mendukung pengoperasian pelanggan premium susu Greenfield, yang terbesar di Asia Tenggara.

“Di era pandemi seperti ini, PLN memastikan pasokan listrik pelanggan aman, sehingga roda perekonomian dapat terus berputar yang sangat berpengaruh pula pada perekonomian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, energize pada SUTT 150 kV dan beroperasinya Gardu Induk 150 kV ini, juga akan membantu peningkatan pasokan daya listrik untuk masyarakat yang berada di Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Situbondo, Malang, Pasuruan, Blitar dan Kediri.

Dalam proses pelaksanaan pekerjaan pada masa pandemi, Wiluyo menegaskan tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan ketat yang telah ditetapkan sesuai peraturan pemerintah. Termasuk memastikan penggunaan kelengkapan peralatan K3 selama pekerjaan di lapangan berlangsung.

"Hal ini sebagai upaya perlindungan perusahaan terhadap keamanan anggota perusahaan juga masyarakat umum," ujar Wiluyo.
Baca juga: Dukung nol emisi pada 2060, PLN pelajari teknologi penyimpanan karbon
Baca juga: Erick Thohir apresiasi upaya PLN produksi oksigen medis

 

Pewarta: Abdul Malik Ibrahim
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PLN beri santunan pada anak kurang mampu di Ponpes

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar