Tinju

Daud Yordan tetap jaga motivasi setelah hampir dua tahun tak naik ring

Daud Yordan tetap jaga motivasi setelah hampir dua tahun tak naik ring

Petinju Indonesia asal Sukadana, Kalbar Daud 'Cino' Yordan memperlihatkan sabuk kemenangannya saat jumpa pers di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (23/11/2019). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama.

Mahkota saat ini masih mencari alternatif-alternatif untuk pertandingan saya
Jakarta (ANTARA) - Petinju kebanggaan Indonesia Daud Yordan tetap menjaga motivasi setelah hampir dua tahun tak naik ring.

Kepada ANTARA, Senin, Daud mengungkapkan bahwa sebagai petinju profesional tugasnya adalah berlatih mempersiapkan diri untuk bertanding. Dia menuturkan saat ini pihak manajemen dalam hal ini Mahkota Promotion masih menggodok jadwal pertandingan.

"Mahkota saat ini masih mencari alternatif-alternatif untuk pertandingan saya. Karena memang kita harus memaklumi dengan kondisi COVID-19 di Indonesia dan di seluruh dunia pastinya," kata Daud kepada ANTARA, Senin.

Baca juga: Daud Cino Yordan ajak pemuda tetap berkarya di tengah pandemi COVID-19

Saat ini, Daud terus menjaga kebugaran tubuh dan mengasah kemampuan di sasana miliknya Daud Boxing Club di Kayong Utara, Kalimantan Barat.

"Soal pertandingan, manajemen yang paling tahu. Tapi saya sendiri tak pernah surut, tak pernah padam sama sekali tetap semangat berkiprah menjadi seorang atlet tinju," ujar Daud menuturkan.

Daud Yordan telah lama absen di ring tinju. Kali terakhir, petinju berjuluk Cino itu melakoni pertandingan ketika mengalahkan Michael Mokoena dari Afrika Selatan di Jatim Park 3, Batu, 17 November 2019.

Kala itu, kemenangan technical knockout (TKO) pada ronde delapan memastikan dirinya menjadi pemegang gelar juara dunia kelas ringan super (63,5kg) versi IBA dan WBO Oriental.

Artinya, hampir dua tahun Daud Yordan tak bertanding. Ini merupakan jeda terlama sepanjang karier profesional Daud yang sebelumnya hampir setiap tahun naik ring.

Meski telah lama tak bertanding, Daud Yordan memastikan kepada ANTARA, saat ini masih memegang dua gelar juara dunia IBA dan WBO Oriental.

Baca juga: Pertandingan Daud "Cino" Yordan tertunda karena COVID-19

"Karena kami lapor terus ke badan organisasi tinju tersebut, jadi mereka memberikan dispensasi atau pemakluman. Sebab, ini bukan kemauan kami. Organisasi tinju tidak bisa mengambil secara sepihak, karena ini memang ada faktornya (pandemi COVID-19)," ujar Daud.

Sejak debut profesional 2005 silam, Daud Yordan tercatat telah melakoni 44 pertandingan. 40 di antaranya berakhir dengan kemenangan dan empat kali kalah.

Hingga berita ini diturunkan, ANTARA masih menunggu kabar terbaru dari pihak promotor, dalam hal ini Mahkota Promotion.

Sebelumnya, Urgyen Rinchen Sim atau yang akrab disapa Simon dari pihak Mahkota mengatakan pandemi COVID-19 telah mengacaukan jadwal Daud Yordan.

Seperti tahun lalu, sejatinya Daud Yordan dijadwalkan bertanding di Singapura pada 14 April 2020. Ketika itu, dia direncanakan akan berhadapan dengan petinju asal Jepang, Rikki Naito, untuk gelar WBO Internasional dan eliminator dunia.

Namun pada akhirnya kedua belah pihak belum menemui titik terang. ANTARA akan terus mengabarkan terkait perkembangan lanjutan dari jadwal Daud Yordan dan petinju Indonesia lainnya.

Baca juga: Tunggu jadwal pertarungan, Daud Yordan latihan rutin

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pertina: PON ajang munculnya bibit muda atlet berbakat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar