Rachel Maryam apresiasi komitmen presiden bangun iklim demokrasi

Rachel Maryam apresiasi komitmen presiden bangun iklim demokrasi

Ilustrasi - Artis Rachel Maryam barpose sebelum mengikuti pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA.

Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Rachel Maryam mengapresiasi pidato kenegaraan dan RAPBN 2022 yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2021 di Jakarta, Senin.

“Saya sangat mengapresiasi pidato Pak Jokowi, terutama dalam komitmennya membangun iklim demokrasi di negara ini,” kata Rachel saat dihubungi ANTARA pada Senin.

Baca juga: Armand Maulana kenang momen perayaan HUT RI di Bandung

Rachel berharap pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden dapat diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bukan hanya sekedar narasi.

“Sehingga ke depan tidak perlu lagi ada tekanan-tekanan kepada siapapun yang ingin menyampaikan kritik dan masukan kepada pemerintah. Semua orang bebas mengekspresikan kritik dan sarannya lewat media tulisan, lagu, jokes, gambar mural, dan sebagainya, yang penting tidak anarkis,” ujar pemeran utama film "Eliana, Eliana" (2002) itu.

Rachel juga mengapresiasi enam fokus utama dalam pidato RAPBN 2022 yang disampaikan Presiden. Misalnya, salah satu poin menyebutkan pemerintah akan melanjutkan upaya pengendalian COVID-19 dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan.

Ia berharap apa yang disampaikan melalui pidato Presiden Jokowi benar-benar terealisasi secara faktual.

“Saya di DPR akan ikut mendukung dan mendorong agar fokus utama ini bisa berjalan,” kata Rachel.

Dalam Sidang Tahunan MPR, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih untuk seluruh anak bangsa yang telah menjadi bagian dari warga negara yang aktif dan terus ikut membangun budaya demokrasi.

Presiden menyadari ada banyak kritikan kepada pemerintah, terutama terhadap hal-hal yang belum bisa pemerintah selesaikan.

“Kritik yang membangun itu sangat penting, dan selalu kita jawab dengan pemenuhan tanggung jawab, sebagaimana yang diharapkan rakyat," kata Presiden Jokowi.

Presiden juga mengatakan kritik yang bersifat membangun memang penting dan pemerintah akan menjawabnya dengan pemenuhan tanggung jawab seperti yang diharapkan rakyat.


Baca juga: Memaknai kemerdekaan RI ala Rossa

Baca juga: Makna kemerdekaan bagi Atiqah Hasiholan

Baca juga: Krisdayanti: Ketangguhan berkarya kaum muda adalah wujud nasionalisme

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden Jokowi singgung soal ketimpangan vaksin di pidato PBB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar