Pidato RAPBN 2022

Akademisi: Konsep ekonomi hijau dukung keberlanjutan sektor pertanian

Akademisi: Konsep ekonomi hijau dukung keberlanjutan sektor pertanian

Akademisi dari Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Ardiansyah. ANTARA / dokumen pribadi.

Konsep pengembangan ekonomi hijau sangat bagus. Dengan konsep itu, diharapkan keberlanjutan atau kesinambungan produksi pangan bisa dipertahankan dengan tetap menjaga kelestarian lahan dan lingkungan.
Purwokerto (ANTARA) - Akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Ardiansyah mengatakan konsep ekonomi hijau sangat tepat untuk dikembangkan karena dapat mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

"Konsep pengembangan ekonomi hijau sangat bagus. Dengan konsep itu, diharapkan keberlanjutan atau kesinambungan produksi pangan bisa dipertahankan dengan tetap menjaga kelestarian lahan dan lingkungan," katanya di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Senin.

Untuk itu, dosen teknik pertanian itu mengatakan sangat mengapresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR RI 2021 yang salah satunya membahas mengenai konsep ekonomi hijau.

"Dalam Pidato Kenegaraan tersebut, Presiden membahas mengenai pengembangan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi, khususnya ke arah ekonomi hijau dan ekonomi biru yang berkelanjutan. Selain itu soal upaya membangun kemandirian pangan," katanya.

Baca juga: Presiden tekankan pentingnya Transformasi EBT dan ekonomi hijau

Dia menjelaskan konsep ekonomi hijau menitikberatkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan manusia dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan secara signifikan.

Sementara itu konsep ekonomi biru merupakan suatu upaya pengembangan perekonomian sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, baik dari sisi hulu maupun hilir.

Menurutnya, konsep pengembangan ekonomi hijau dan juga ekonomi biru yang disampaikan oleh Presiden sangat tepat.

"Dengan konsep itu, diharapkan sustainabilitas kesinambungan produksi pangan bisa dipertahankan tanpa merusak lahan dan juga laut. Terlebih jika kita ingin mencapai kemandirian pangan," katanya.

Baca juga: Pengamat: Transformasi ke EBT tepat dan perlu didukung implementasi

Dia juga menambahkan bahwa kemandirian pangan memang perlu diupayakan mengingat pangan merupakan komoditi strategis yang berkaitan dengan keamanan dan ketahanan negara.

"Namun perlu dijabarkan lebih lanjut, strategi apa saja untuk mencapai itu. Langkah-langkah apa yang akan diambil, dan pentahapan seperti apa yang ingin dilalui," katanya.

Dia juga mengingatkan mengenai pentingnya koordinasi yang solid antara sejumlah pihak terkait.

"Selain itu juga perlu melibatkan akademisi dalam hal pemanfaatan sumberdaya agar bisa terus berkesinambungan," katanya.

T.W004

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tren usaha hidroponik di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar