Sekjen Kemenkumham ingatkan jajaran tidak lengah COVID-19

Sekjen Kemenkumham ingatkan jajaran tidak lengah COVID-19

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Komjen Pol Andap Budhi Revianto. (ANTARA/HO-Humas Kemenkumham)

Ingat, jangan lengah, COVID-19 masih ada di sekitar kita
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Komjen Pol Andap Budhi Revianto mengingatkan jajaran di instansi tersebut agar tidak lengah dengan COVID-19 meskipun angka kesembuhan nasional mencapai 87,3 persen.

"Jangan lengah dan terus patuhi protokol kesehatan termasuk menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan lain sebagainya," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Sekjen mengingatkan sosialisasi kepada jajaran dan masyarakat harus terus dilakukan guna meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan serta kesadaran untuk isolasi terpusat. Jika masyarakat lengah, maka risiko terpapar COVID-19 bisa terjadi dimana saja.

"Ingat, jangan lengah, COVID-19 masih ada di sekitar kita," ujarnya.

Data per Senin (16/8) secara nasional angka kesembuhan terus bertambah dan telah mencapai 29.925 orang. Secara kumulatif 3.381.884 orang berhasil pulih.

Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun Ke-76 Republik Indonesia, Andap meminta agar masyarakat khususnya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenkumham merayakan dengan kesederhanaan serta kewaspadaan namun tetap khidmat.

Terkait vaksinasi, seluruh pegawai di Kemenkumham termasuk anggota keluarga diminta turut serta menyukseskan program vaksinasi nasional dengan mengikutinya di masing-masing daerah.

"Pastikan seluruh pegawai, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang memenuhi syarat divaksinasi, minimal dosis pertama dengan target selesai di akhir Agustus 2021," ujar dia.

Para pimpinan juga harus terus memantau dan melaporkan jumlah pegawai yang dirawat akibat COVID-19. Baik di rumah sakit maupun yang sedang menjalani isolasi terpusat. Selain itu, mereka yang terpapar juga harus mendapat perhatian nyata.

#ingatpesanibu
#sudahvaksintetap3M
#vaksinmelindungikitasemua

Baca juga: Pemerintah siapkan isolasi terpusat gunakan kapal Pelni
Baca juga: Ikuti instruksi Luhut, Bupati Bogor paksa pasien OTG isolasi terpusat
Baca juga: Airlangga: Isolasi pasien terpusat potong rantai COVID-19

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemkot Semarang tutup tempat isoter secara bertahap

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar