Pemprov Sumbar "back up" Pemkot Padang untuk bantuan korban banjir

Pemprov Sumbar "back up" Pemkot Padang untuk bantuan korban banjir

Gubernur Mahyeldi tinjau korban banjir. ANTARA/Dokumentasi Apim Sumbar.

Dapur umum dibuat untuk mendukung makanan masyarakat
Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan (back up) bagi Pemkot Padang dalam penyaluran bantuan untuk korban banjir di daerah itu.

"Sesuai SOP,  bantuan akan disalurkan oleh Pemkot Padang. Dapur umum dibuat untuk mendukung makanan masyarakat. Namun Pemprov Sumbar akan memberikan dukungan penuh," ujarnya saat meninjau korban banjir di Perumahan Griya Anak Air Permai, Koto Tangah, Padang.

Ia meminta Pemkot Padang untuk menginformasikan kebutuhan yang masih kurang dan akan segera dibantu oleh instansi terkait di Sumbar. "Kami sudah instruksikan agar menjalin koordinasi dan sinergi guna mengantisipasi bencana ini," ujarnya.

Berdasarkan laporan warga, kata Gubernur Mahyeldi, air datang dan naik secara tiba-tiba. Kemungkinan ada yang menahan air seperti sampah atau tumpukan kayu, lalu volume yang terkumpul lepas secara tiba-tiba.

Baca juga: BPBD Padang: Ratusan warga dievakuasi akibat banjir

Baca juga: Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang ikut terdampak banjir


Mahyeldi menyebut segera memerintahkan tim berkoordinasi dengan Kota Padang untuk memeriksa kondisi aliran sungai hingga ke hulu. Jika ditemui persoalan, maka dicarikan solusi terbaik.

Selain meninjau, Gubernur juga memberikan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak banjir akibat meluapnya sejumlah sungai melintas di Kota Padang.

Sementara itu salah seorang korban banjir di Komplek Perumahan Griya Anak Air Permai, Eka (40) mengatakan data sementara 160 rumah di RT 005/RW15 terendam banjir dan mungkin masih bisa bertambah karena belum semua terdata.

Ia bercerita air mulai naik pukul 20.30 WIB secara tiba-tiba hingga mengejutkan warga. Banyak yang terjebak di rumah yang tergenang. Beruntung beberapa tim berperahu karet yang diturunkan Pemkot Padang dan Pemprov Sumbar bahu membahu mengevakuasi korban.

Air yang menggenangi rumah warga baru surut Kamis sekitar pukul 1.30 WIB dini hari.

Selain banjir dan genangan air, sejumlah pohon tumbang juga terjadi di Kota Padang saat hujan badai pada Rabu (18/8).

Baca juga: Wali Kota Padang tinjau lokasi banjir dan proses evakuasi

Baca juga: Banjir satu meter lebih genangi Jalan by Pass Padang

 

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Curah hujan tinggi, empat kecamatan di Tebing Tinggi banjir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar