Sumsel gelar vaksinasi COVID-19 khusus ibu hamil

Sumsel gelar vaksinasi COVID-19 khusus ibu hamil

Petugas kesehatan pemeriksaan ultrasonografi (USG) kepada ibu hamil sebelum dilakukan penyuntikkan vaksin COVID-19 di RSUP Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (19/8/2021). Vaksinasi COVID-19 dosis kesatu bagi ibu hamil dengan usia kehamilan 13 minggu hingga 33 minggu tersebut menargetkan 20.000 penerima vaksin sampai Oktober 2021.ANTARA/Nova Wahyudi

kasus kematian ibu hamil pasca terpapar COVID-19 saat ini meningkat 10 persen, sedikitnya 16 kasus terdata RSUP Mohammad Hoesin Palembang.
Sumatera Selatan (ANTARA) - Sumatera Selatan menggelar vaksinasi COVID-19 khusus untuk ibu hamil yang berlangsung secara terpusat di rumah sakit umum pusat Mohammad Hoesin Palembang, Kamis.

Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Sumatera Selatan Kemas Yusuf Effendi di Palembang, Kamis mengatakan vaksinasi tersebut terbuka untuk semua ibu hamil di Sumatera Selatan yang memiliki usia kehamilan minimal 13 minggu.

“Semua ibu hamil yang memenuhi syarat bisa mendaftar,” kata dia.

Menurutnya, vaksinasi aman untuk ibu hamil hal tersebut berdasarkan rekomendari dari Kementerian Kesehatan bahkan lembaga kesehatan dunia (WHO) menggunakan vaksin Sinovac Biofarm 0,5 ml.

“Rekomendasi dari lembaga kesehatan vaksin aman dan ini gratis,” imbuhnya

Merujuk pada data yang mereka himpun, kasus kematian ibu hamil pasca terpapar COVID-19 saat ini meningkat 10 persen, sedikitnya 16 kasus terdata Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang.

Meskipun memang yang memberatkan penanganan terhadap mereka yakni adanya penyakit penyerta, namun dengan mengikuti vaksinasi ini paling tidak memberikan kekebalan tubuh 65 persen dosis pertama.

“Iktiar bersama untuk melindungi ibu hamil dengan vaksinasi ini,”ujarnya lagi.
Baca juga: Satgas: Vaksin COVID-19 dapat diberikan ke ibu hamil dan menyusui
Baca juga: Seluk beluk vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil


Skema vaksinasi itu sama dengan mayarakat umum lainnya, meraka melakukan skrining terlebih dulu memeriksa tensi dan wawancara kondisi terakhir kesehatannya.

Tapi khusus untuk ibu hamil sebelum di vaksin harus dilakukan USG (ultrasonografi) untuk memastikan kesehatan kandungannya setelah itu baru dilakukan penginjeksian atau penyuntikan vaksin.

Usai divaksin ibu hamil tersebut menunggu 15 menit baru dilakukan USG kembali agar mengurangi permasalahan yang timbul pasca vaksin dan memastikan aman.

"Maksimal usia kandungan 33 minggu atau di trimester kedua," jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan saat ini tercatat ada 173.513 orang ibu hamil yang tersebar di 17 kabupaten dan kota di Sumsel untuk tahap awal, vaksinasi ibu hamil dilakukan untuk 20.000 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Ferry Yanuar, mengatakan, saat ini sedikitnya sudah ada 351 orang ibu hamil telah selesai melakukan vaksinasi tahap pertama.

Jumlah tersebut masih jauh dari target yang dicanangkan, maka dengan begitu diharapkan kepada ibu-ibu untuk bisa mendatangi fasilitas kesehatan disetiap daerah supaya mereka bisa terlindungi dari paparan COVID-19.

"Salah satunya untuk menekan fatality rate bagi ibu hamil," katanya.
Baca juga: CDC: Ibu hamil sebaiknya divaksin COVID-19
Baca juga: Reisa bagikan tips aman mendapat vaksin COVID-19 untuk ibu hamil


Pewarta: Muhammad Riezko Bima Elko
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar