Sepak Bola Dunia

Postecoglou kecewa dengan pelecehan rasis terhadap Furuhashi

Postecoglou kecewa dengan pelecehan rasis terhadap Furuhashi

Pemain Jepang Kyogo Furuhashi saat pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia grup F melawan Mongolia di Fukuda Denshi Arena, Chiba, Jepang 30 Maret 2021 (ANTARA/REUTERS/ISSEI KATO)

Jakarta (ANTARA) - Manajer Celtic Ange Postecoglou mengecam pelecehan rasis yang ditujukan kepada striker Jepang Kyogo Furuhashi oleh pendukung Rangers di media sosial, dan mengatakan prioritas utama klub Liga Utama Skotlandia itu adalah melindungi dan mendukung pemain mereka.

Dalam sebuah video yang muncul di media sosial pekan lalu, sekelompok penggemar yang mengenakan kaus Rangers dan bepergian dengan bus terlihat menyanyikan lagu-lagu rasis yang ditujukan ke Furuhashi dan membuat gerakan mata yang menyinggung.

Juara Skotlandia Rangers pada Senin mengatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi para penggemar yang melakukan pelecehan rasial terhadap Furuhashi dan melarang mereka dari semua pertandingan klub tanpa batas waktu.

Baca juga: Celtic rekrut penyerang Jepang Kyogo Furuhashi
Baca juga: Rangers larang fans rasis saksikan pertandingannya tanpa batas waktu
Baca juga: Polisi tangkap empat orang pelaku pelecehan rasial pemain Inggris

"Sejujurnya, saya sangat sedih karena saya yang membawanya," ujar Postecoglou dari Australia tentang Furuhashi, yang telah mencetak enam gol dalam tujuh pertandingan sejak bergabung dengan Celtic dari klub J-League Vissel Kobe, dikutip dari laman resmi Reuters, Selasa.

“Prioritas utama kami melindungi dan mendukung pemain. Dia pria yang keras, jika ada yang pernah bertemu dengannya, dia adalah pria muda yang baik dan tidak pantas diperlakukan seperti itu. Jujur tidak boleh ada yang melakukannya.

"Ini bukan tentang pendidikan dan orang-orang lebih menyadari apa yang benar dan salah, jadilah manusia yang baik dan memperlakukan orang dengan hormat."


​​Baca juga: FA kecam aksi rasial terhadap pemain Inggris usai kalah di final Euro

Pewarta: Gheovano Alfiqi/Fitri Supratiwi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar